Pantau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik dangkal bermagnitudo 5,5 mengguncang Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Rabu siang dan dipastikan tidak berpotensi memicu tsunami.
Gempa Dipicu Aktivitas Sesar OrengDirektur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan gempa terjadi pada pukul 11.18 WIB dengan kedalaman 9 kilometer dan berpusat di darat sekitar 36 kilometer timur laut Gayo Lues.
Ia mengungkapkan, "Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal diduga akibat aktivitas Sesar Oreng."
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser sehingga tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.
Guncangan Terasa di Sejumlah Wilayah AcehBMKG mencatat guncangan paling kuat dirasakan di Kabupaten Gayo Lues dengan intensitas V MMI yang ditandai getaran dirasakan hampir seluruh penduduk, gerabah pecah, dan benda-benda besar bergoyang.
Guncangan juga dirasakan pada skala IV MMI di Aceh Barat Daya, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Bener Meriah, dan Aceh Tengah, serta skala III hingga II MMI di Medan, Sibolga, dan Pidie.
Hingga pukul 11.30 WIB, BMKG mencatat satu gempa pendahuluan (foreshock) bermagnitudo 3,8 dan dua gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar 4,3.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak, serta tidak terpengaruh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.




