Kelompok Houthi mengumumkan embargo maritim atau pemblokiran pelayaran terhadap kapal-kapal Arab Saudi di Laut Merah. Kebijakan ini memicu kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran internasional dan stabilitas pasokan energi global.
Juru bicara militer Houthi menyatakan embargo berlaku segera sebagai balasan atas blokade Yaman dan serangan terhadap bandara internasional Sana'a. Selat Bab el-Mandeb yang menjadi pintu masuk ke Laut Merah merupakan salah satu jalur perdagangan paling penting di dunia dengan sekitar 12 persen perdagangan global melintas di kawasan tersebut.
Baca Juga :
Arab Saudi Kecam Blokade Maritim Houthi terhadap Jalur Ekspor MinyakPengamat energi memperkirakan hingga dua setengah juta barel minyak per hari dapat terdampak jika embargo benar-benar diterapkan.




