Tren minuman dengan cita rasa floral semakin mendapat tempat di industri food and beverage (F&B).
Jika sebelumnya rasa buah dan kopi mendominasi, kini karakter bunga seperti cherry blossom dan elderflower mulai banyak diadaptasi dalam kreasi teh, moktail, hingga minuman berbasis buah karena menawarkan aroma yang lembut dan pengalaman rasa yang berbeda.
Menangkap tren tersebut, merek sirup lokal Indonesia VOYA memperkenalkan dua varian sirup floral terbaru, Cherry Blossom Syrup dan Elderflower Syrup, dalam ajang Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen VOYA untuk menghadirkan inovasi produk yang mengikuti tren minuman global sekaligus mendukung pertumbuhan industri F&B di Indonesia.
Sejak hadir sebagai brand lokal, VOYA berkomitmen menjadi mitra bagi pelaku usaha minuman, mulai dari bisnis yang baru dirintis hingga berkembang menjadi usaha berskala besar.
Melalui beragam pilihan sirup dan bahan minuman berkualitas, VOYA ingin menginspirasi pelaku industri hospitality dalam menciptakan menu yang inovatif, bernilai tambah, dan sesuai dengan perkembangan selera konsumen.
Peluncuran Cherry Blossom Syrup dan Elderflower Syrup merupakan hasil riset terhadap tren minuman global yang semakin mengedepankan pengalaman menikmati minuman melalui cita rasa yang unik dan berkarakter.
"Produk yang kami hadirkan bukan hanya menawarkan rasa, tetapi juga pengalaman bagi penikmatnya. Kami ingin menginspirasi para pelaku usaha untuk menghadirkan kreasi minuman baru yang mampu menjawab kebutuhan pasar," ujar Diana Tjahjono, Director of VOYA.
FHI 2026 dipilih sebagai momentum peluncuran karena merupakan salah satu pameran terbesar bagi industri makanan, minuman, hotel, restoran, dan kafe di Indonesia.
Selama pameran berlangsung, pengunjung dapat mencoba langsung berbagai aplikasi produk VOYA melalui sesi pencicipan (sampling), demonstrasi pembuatan minuman, hingga konsultasi bersama tim VOYA mengenai pengembangan menu dan peluang bisnis.
Saat ini VOYA memiliki lebih dari 100 varian produk yang mencakup sirup, powder, dan berbagai bahan minuman lainnya. Ragam produknya meliputi varian kopi, teh, cokelat, matcha, herbal, hingga cita rasa khas Indonesia seperti kunyit asam, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai segmen usaha F&B.
Kedua varian floral terbaru menawarkan karakter yang berbeda. Cherry Blossom Syrup menghadirkan cita rasa floral yang lembut, ringan, dan mudah dipadukan dengan teh maupun minuman berbasis buah.
Sementara Elderflower Syrup memiliki karakter botanical yang segar dan kompleks sehingga cocok diaplikasikan pada berbagai kreasi moktail maupun koktail. VOYA juga secara konsisten melakukan riset terhadap tren global serta menghimpun masukan dari pelanggan untuk memastikan setiap inovasi yang dihadirkan relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia.
Selain mengedepankan inovasi, VOYA juga menawarkan nilai ekonomis bagi pelaku usaha. Kedua varian floral terbaru dipasarkan dengan harga sekitar Rp 100.000 per botol berukuran 750 ml dan mampu menghasilkan sekitar 30–33 sajian, sehingga memberikan efisiensi biaya tanpa mengurangi kualitas produk.
Melalui kehadirannya di FHI 2026, VOYA menegaskan komitmennya sebagai produk sirup lokal berkualitas yang siap mendampingi perjalanan bisnis pelaku usaha minuman, mulai dari tahap awal hingga berkembang menjadi bisnis yang lebih besar.
Dengan inovasi yang berkelanjutan, VOYA optimististis dapat terus mendukung pertumbuhan industri hospitality Indonesia sekaligus menghadirkan produk lokal yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.





