Demi Peran di Film Operasi Pesta Copet, Iqbaal Ramadhan Belajar Teori dan Praktik Mencopet

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Aktor muda berbakat Iqbaal Ramadhan kembali menunjukkan totalitas luar biasa dalam seni peran. Demi memaksimalkan karakter terbarunya dalam film Operasi Pesta Copet, Iqbaal dituntut untuk menguasai keterampilan tak biasa yaitu mencopet. Tidak tanggung-tanggung, demi terlihat meyakinkan di depan kamera, tim produksi bahkan secara khusus menghadirkan seorang pelatih profesional yang dijuluki "Coach Copet".

Hal ini diungkapkan langsung oleh Iqbaal saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (22/7/2026). Ia membeberkan bahwa persiapan mendalam ini harus dilakukan karena sang kreator, Ernest Prakasa, memiliki visi yang sangat ketat terkait realisme adegan dalam film tersebut.

Ernest dengan tegas menolak penggunaan jalan pintas dalam proses syuting. Sang sutradara sekaligus produser itu melarang keras penggunaan pemeran pengganti maupun trik sulap di meja editing untuk menyempurnakan aksi pencopetan para aktornya.

"Jadi kita emang punya Coach Copet. Jadi dari awal, Ko Ernest (Ernest Prakasa) tuh bilang bahwa dia nggak mau kita sebagai aktornya dibantu dengan stuntman untuk adegan copetnya. Itu yang pertama," ujar Iqbaal Ramadhan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (22/7/2026).

"Yang kedua, Ko Ernest tidak mau adegan pencopetan itu dilakukan oleh editor film. Alias, Ko Ernest nggak mau adegannya itu cuma kayak tabrakan, terus tiba-tiba dompetnya pindah," sambungnya.

Karena aturan ketat itulah, mau tidak mau para aktor harus memiliki kecepatan dan kelincahan tangan layaknya seorang pencopet sungguhan. Demi memenuhi tuntutan tersebut, Iqbaal dan jajaran pemain lainnya harus menjalani sesi pelatihan khusus pencopet. Waktu yang dihabiskan untuk pendalaman materi ini pun tidak sebentar.

"Dari awal Ko Ernest tuh udah clear banget visinya. Dia mau semua aktor-aktornya ini bisa mencopet. Jadi kita satu bulan lebih menghabiskan waktu belajar menjadi pencopet," katanya.

Lebih lanjut, Iqbaal mengungkapkan fakta yang cukup unik di balik proses pelatihannya. Latihan yang ia jalani ternyata tidak sekadar berfokus pada kecepatan tangan (sleight of hand) secara fisik. Ia diajarkan secara komprehensif mengenai anatomi sebuah kejahatan jalanan, mulai dari cara kerja pikiran sang pelaku hingga psikologi korban.

Bahkan, sang "Coach Copet" memberikan materi layaknya seorang dosen di ruang kelas kampus, lengkap menggunakan slide presentasi agar para aktor benar-benar paham secara teoretis sebelum mempraktikkannya.

"Tapi kita nggak cuma belajar teknis, kita belajar jurus-jurus pengalihannya, mis-focus dan distrasi. Kita sampai dipresentasiin pakai slides gitu ya buat belajar. Ada slides-nya! Mindset mentalnya tuh beda untuk jadi pencopet," cerita Iqbaal.

Sementara itu, film Operasi Pesta Copet ini diproduksi oleh rumah produksi Imajinari yang berkolaborasi dengan Boss Creator dan Angin Segar. Film ini juga turut dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba. Film yang disutradarai oleh Edy Khemod ini rencananya akan tayang mulai 27 Agustus 2026. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Selidiki Dugaan Manipulasi Manifes KM Nurul Salsa yang Karam di Selayar
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Trump Ingin Calonkan Bos FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
• 12 jam laludetik.com
thumb
Lewat Dialog Hangat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ende Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Rumah Hangus Terbakar di Semarang, Penghuni Ditemukan Tewas
• 2 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Baru Resmi Dinaturalisasi, Striker Muda Timnas Indonesia Ini Langsung Bikin John Herdman Bisa Tidur Nyenyak di Piala AFF
• 6 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.