Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melaporkan perkembangan proses pencarian dan evakuasi korban kapal tenggelam KM Nurul Salsa kepada Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di Kantor Basarnas RI, Jakarta, Rabu.
Andi Sudirman dalam pertemuan tersebut sekaligus mendorong penguatan upaya pencarian dan pertolongan dengan melibatkan seluruh kekuatan yang ada.
"Kami melaporkan progres pencarian dan evakuasi korban kapal tenggelam KM Nurul Salsa. Laporan juga untuk terus melanjutkan upaya evakuasi dengan segala kekuatan bersama jajaran Basarnas, TNI-AL, Polri dan Pemda," kata Andi Sudirman dalam keterangannya diterima di Makassar.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengajukan peningkatan kapasitas pangkalan Basarnas di Kabupaten Kepulauan Selayar. Penguatan tersebut mencakup penambahan armada kapal dan fast boat, serta personel yang dapat bersiaga di wilayah kepulauan.
Baca juga: Korban KM Nurul Salsa diberikan trauma healing di RS Selayar
"Kami juga mengajukan peningkatan kapasitas pangkalan Basarnas di Pulau Selayar berikut armada kapal dan fast boat termasuk personel untuk standby di Kabupaten Kepulauan Selayar," jelasnya.
Menurutnya, penguatan kapasitas Basarnas di wilayah kepulauan penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang berisiko bagi nelayan maupun kapal penyeberangan antarpulau.
"Hal ini dilakukan untuk upaya kesiapsiagaan kondisi cuaca ekstrem bagi nelayan dan kapal penyeberangan antarpulau rawan kecelakaan," katanya didampingi Bupati Kepulauan Selayar Muh Natsir Ali dan Bupati Pangkep.
Andi Sudirman berharap pertemuan tersebut mendapat perhatian secara nasional, mengingat tingginya potensi kejadian kecelakaan laut di wilayah kepulauan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar, Pangkep, dan sejumlah wilayah kepulauan lainnya di Sulawesi Selatan.
"Semoga dengan pertemuan ini dapat menjadi perhatian nasional mengingat angka kejadian serupa cukup tinggi di wilayah, khususnya kepulauan, baik Selayar, Pangkep maupun wilayah lainnya di Sulsel," pungkasnya.
Baca juga: SAR gabungan sisir Pulau Sabalana cari 16 korban KM Nurul Salsa
Baca juga: Polisi periksa 21 saksi kasus tenggelamnya KM Nurul Salsa
Andi Sudirman dalam pertemuan tersebut sekaligus mendorong penguatan upaya pencarian dan pertolongan dengan melibatkan seluruh kekuatan yang ada.
"Kami melaporkan progres pencarian dan evakuasi korban kapal tenggelam KM Nurul Salsa. Laporan juga untuk terus melanjutkan upaya evakuasi dengan segala kekuatan bersama jajaran Basarnas, TNI-AL, Polri dan Pemda," kata Andi Sudirman dalam keterangannya diterima di Makassar.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengajukan peningkatan kapasitas pangkalan Basarnas di Kabupaten Kepulauan Selayar. Penguatan tersebut mencakup penambahan armada kapal dan fast boat, serta personel yang dapat bersiaga di wilayah kepulauan.
Baca juga: Korban KM Nurul Salsa diberikan trauma healing di RS Selayar
"Kami juga mengajukan peningkatan kapasitas pangkalan Basarnas di Pulau Selayar berikut armada kapal dan fast boat termasuk personel untuk standby di Kabupaten Kepulauan Selayar," jelasnya.
Menurutnya, penguatan kapasitas Basarnas di wilayah kepulauan penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang berisiko bagi nelayan maupun kapal penyeberangan antarpulau.
"Hal ini dilakukan untuk upaya kesiapsiagaan kondisi cuaca ekstrem bagi nelayan dan kapal penyeberangan antarpulau rawan kecelakaan," katanya didampingi Bupati Kepulauan Selayar Muh Natsir Ali dan Bupati Pangkep.
Andi Sudirman berharap pertemuan tersebut mendapat perhatian secara nasional, mengingat tingginya potensi kejadian kecelakaan laut di wilayah kepulauan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar, Pangkep, dan sejumlah wilayah kepulauan lainnya di Sulawesi Selatan.
"Semoga dengan pertemuan ini dapat menjadi perhatian nasional mengingat angka kejadian serupa cukup tinggi di wilayah, khususnya kepulauan, baik Selayar, Pangkep maupun wilayah lainnya di Sulsel," pungkasnya.
Baca juga: SAR gabungan sisir Pulau Sabalana cari 16 korban KM Nurul Salsa
Baca juga: Polisi periksa 21 saksi kasus tenggelamnya KM Nurul Salsa





