Pantau - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan regulasi yang baik tidak akan berjalan optimal apabila tidak didukung fondasi moral, etika, dan karakter yang kuat di tengah masyarakat.
Yusril Soroti Pentingnya Etika dan KarakterYusril menyampaikan pemerintah telah memiliki perangkat hukum yang kuat, termasuk dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, namun berbagai persoalan masih terus terjadi.
Ia mengungkapkan, "Dari sisi regulasi, perangkat hukum kita sudah sangat kuat, penegak hukumnya juga lengkap. Tetapi mengapa berbagai persoalan, termasuk korupsi, masih terus terjadi? Berarti ada persoalan yang lebih mendasar, yaitu melemahnya etika, budi pekerti, dan akhlak."
Yusril menegaskan penguatan karakter harus dimulai dari keluarga dan pendidikan sejak usia dini agar mampu melahirkan generasi yang memiliki integritas, menghormati sesama, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Ia juga mengatakan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan pekerjaan jangka panjang yang membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Yusril mengungkapkan, "Ini merupakan pekerjaan besar yang memerlukan komitmen bersama, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci untuk membangun lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak sekaligus memperkuat karakter bangsa."
Menteri PPPA Tekankan Regulasi Saja Tidak CukupDalam audiensi tersebut, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menyampaikan tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak menunjukkan penyelesaian persoalan tersebut tidak dapat mengandalkan regulasi semata.
Menurut Arifah, keberhasilan pencegahan sangat bergantung pada kemampuan membangun kesadaran masyarakat melalui penanaman nilai agama, moral, dan akhlak sejak dini di lingkungan keluarga.
Arifah mengungkapkan, "Korupsi maupun kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak dapat diselesaikan hanya dengan regulasi."
Ia menambahkan penguatan karakter menjadi fondasi penting untuk membangun masyarakat yang berintegritas sekaligus mencegah berbagai bentuk kekerasan.
Arifah juga mengungkapkan, "Pemikiran Prof. Yusril menjadi masukan yang sangat berharga bagi kami. Semoga ikhtiar yang kita bangun bersama ini menjadi amal baik yang manfaatnya terus dirasakan masyarakat."




