KAI Daop 7 Minta Maaf usai Insiden Penjaga Tidur saat KA Brantas Melintas di Jombang

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
KAI Daop 7 Minta Maaf usai Insiden Penjaga Tidur saat KA Brantas Melintas di JombangNasional | inews | Rabu, 22 Juli 2026 - 20:38

JOMBANG, iNews.id – Manajemen PT KAI Daop 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf atas insiden penjaga pelintasan tertidur hingga tidak menutup palang pintu saat KA Brantas melintas di Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang.

Pihak KAI memastikan akan mengambil tindakan tegas dan pembinaan ketat terhadap petugas yang terbukti lalai menjalankan prosedur keselamatan operasional.

"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat atas kejadian ini. PT KAI Daop 7 Madiun akan memberikan pembinaan serta sanksi tegas kepada petugas penjaga perlintasan yang lalai, agar kejadian serupa tidak kembali terulang," kata Kepala Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Sunarto, Rabu (22/7/2026).

Detik-detik menegangkan saat palang pintu perlintasan kereta api di ruas jalan nasional Braan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, tidak ditutup sebelumnya viral di media sosial, Rabu (22/7/2026) dini hari.

Baca Juga:Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara

Insiden membahayakan tersebut terjadi saat Kereta Api (KA) Brantas hendak melintas dengan kecepatan tinggi. Pemicunya, petugas penjaga pos perlintasan diduga tertidur pulas di dalam ruangan posnya.

Beruntung, kesigapan warga sekitar yang menyadari bahaya maut langsung turun ke jalan raya untuk menghadang kendaraan dari dua arah berlawanan, sehingga tragedi kecelakaan berhasil terhindarkan. 

Dalam rekaman video yang beredar, posisi KA Brantas sudah sangat dekat dengan perlintasan jalan nasional. Namun, palang pintu sama sekali tidak turun menutup akses kendaraan.

Warga setempat yang melihat situasi berbahaya tersebut secara spontan berlarian ke tengah jalan sambil berteriak memeringatkan para pengguna jalan agar segera berhenti.

"Posisi kereta sudah sangat dekat, tapi palang pintu tetap tidak turun. Warga langsung berinisiatif turun ke jalan dan berteriak-teriak menghentikan semua kendaraan. Begitu dicek ke dalam pos, petugasnya ternyata tidur," ujar salah seorang warga.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sekolah Swasta Gratis, Tak Ada Lagi Kendala Biaya di Jakarta
• 11 jam laludisway.id
thumb
Wali Kota Surabaya Tegaskan Audit Independen KBS Berlanjut Pascaterungkapnya Kasus Korupsi
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Cara Terjemahkan Panggilan Secara Real-Time di Samsung Galaxy S26
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ekonom Sebut Peluang Penurunan Harga Pertamax Makin Kecil
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pengedar Narkoba di Tangerang Nekat Sembunyikan Sabu di Plafon Rumah
• 20 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.