Dinilai Perkuat Pelaksanaan Program MBG, Rencana Pembentukan Bawas BGN Tuai Dukungan

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah disebut berencana membentuk Badan Pengawas Badan Gizi Nasional (Bawas BGN).

Hal itu diungkapkan eks Kepala Nanik S Deyang sebelum menyatakan kemunduran dirinya.

Merespons rencana tersebut, pendiri Kontrak Narasi, Sandri Rumanama mendukung rencana pembentukan Bawas BGN.

Langkah itu dinilai perlu dilakukan dalam mengevaluasi kinerja BGN dalam pelaksanaan program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG).

Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama
Sumber :
  • Istimewa

"Kami menilai perlu dibentuk Dewan Pengawas (Dewas) Badan Gizi Nasional. Tugas daripada Dewas BGN ini sangat krusial, yaitu mengawasi dan mengevaluasi bagaimana kinerja jajaran eksekutif BGN, khususnya terkait program Makan Bergizi Gratis," kata Sandri kepada awak media, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Sandri menjelaskan dorongan akan pembentukan Bawas BGN bukan tanpa alasan.

Mengingat kinerja para pejabat eksekutif di BGN selama ini belum bisa dipantau secara formal dan spesifik, sebagaimana kinerja dari lembaga-lembaga negara lainnya.

"Kita lihat di lembaga lain sudah ada tuh Dewan Pengawasnya. Di KPK ada Dewas KPK. Kemudian di BPJS ada Dewas BPJS Ketenagakerjaan dan Dewas BPJS Kesehatan, bahkan di kepolisian pun ada Kompolnas. Lalu di kementerian-kementerian ada inspektorat juga. Nah, tinggal BGN aja nih yang belum ada Dewasnya. Makanya kami minta dengan hormat kepada bapak Presiden Prabowo segera bentuk Dewas BGN," katanya.

Sandri menilai kehadiran Dewas BGN diharap menjadi palang pintu terakhir untuk mensukseskan pelaksanaan program MBG yang merupakan prioritas Pemerintahan era Prabowo-Gibran.

Ia berharap dengan dibentuknya Dewas BGN program MBG dapat berjalan dengan baik, terutama di wilayah 3 T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

"Kita ketahui bersama bahwa Makan Bergizi Gratis adalah ujung tombak program kerakyatan pemerintahan Prabowo-Gibran. Jangan sampai program ini melenceng. Makanya saya katakan sangat perlu ada Dewas BGN," kata Sandri.

"Khusus di daerah 3T, kami menggarisbawahi bahwa di sana masyarakatnya sangat membutuhkan saluran dan campur tangan Pemerintah Pusat dalam membentuk generasi masa depan anak bangsa melalui Makan Bergizi Gratis, gitu loh," sambungnya.

Di sisi lain, Sandri meminta agar Bawas BGN dapat diisi oleh para profesional yang memiliki integritas dan kapabilitas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sempat Mediasi, Kasus Pemotor Lawan Arah Rusak Kaca Mobil di Bogor Berlanjut
• 13 jam laludetik.com
thumb
Mensesneg Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Kuntadi Ditunjuk Jadi Jampidsus | KOMPAS PETANG
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Airlangga: PFII Bukan untuk Dana Gelap
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Baju Shakira di Final Piala Dunia 2026 Bertabur 200 Ribu Kristal Swarovski, Bernilai Miliaran Rupiah
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Polisi Periksa Warga yang Teror Tetangga di Pancoran Mas Depok
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.