Pesan Wakapolri ke Perwira Remaja Akpol: Pangkat Bukan Tujuan Akhir!

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
Pesan Wakapolri ke Perwira Remaja Akpol: Pangkat Bukan Tujuan Akhir!Nasional | okezone | Rabu, 22 Juli 2026 - 21:24

JAKARTA – Sebanyak 282 Perwira Remaja (Paja) Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58 Batalyon Ksatrya Hawin Sarwahita tahun 2026 mengikuti tradisi penyambutan perwira remaja di Rupatama Mabes Polri, Rabu (22/7/2026).

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengatakan, tradisi penyambutan ini menjadi gerbang awal pembentukan karakter kepemimpinan para perwira remaja sebelum memasuki tahapan pendidikan sebagai Pasis.

Dalam fase tersebut, mereka akan dipersiapkan untuk memahami dinamika organisasi, memperkuat kapasitas kepemimpinan, serta membangun kesiapan menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.

Dedi menegaskan bahwa pangkat perwira bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari proses belajar yang lebih besar sebagai calon pemimpin Polri.

“Hari ini adalah hari kebanggaan, tetapi esok adalah hari pembuktian. Bangsa ini menaruh harapan besar di pundak kalian. Jadilah perwira yang cerdas, berintegritas, humanis, dan adaptif, dengan Tribrata serta Catur Prasetya sebagai kompas dalam setiap langkah pengabdian,” kata Dedi.

Baca Juga:Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara

Menurut Dedi, bekal terpenting yang harus dimiliki seorang perwira bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga kepercayaan masyarakat.

"Kepercayaan tersebut tidak dibangun oleh pangkat maupun kewenangan, melainkan melalui integritas, keteladanan, profesionalisme, dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya.

 

Ia mengingatkan bahwa satu tindakan yang menyimpang dapat mengurangi kepercayaan publik yang selama ini dibangun oleh seluruh anggota Polri. Karena itu, setiap Perwira Remaja harus menjaga kehormatan institusi melalui sikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.

"Perkembangan teknologi telah melahirkan berbagai bentuk kejahatan baru, mulai dari kejahatan siber, penyebaran hoaks, radikalisme digital, hingga kejahatan transnasional. Kondisi tersebut menuntut setiap perwira untuk terus belajar, menguasai teknologi, memanfaatkan data, serta mengedepankan pendekatan ilmiah dalam setiap pengambilan keputusan," ucap Dedi.

Baca Juga:APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon

Mengakhiri amanatnya, Dedi mengajak seluruh Perwira Remaja menjadikan masa pendidikan sebagai Pasis sebagai momentum untuk memperkuat karakter, wawasan, dan integritas sebelum terjun mengemban amanah di tengah masyarakat.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SSA Bersolek Sambut Super League: Datangkan Lampu dari Polandia, PSIM Gelontorkan Dana Miliaran
• 52 menit lalubola.com
thumb
Mochizuki turunkan skuad terbaik di final Piala AFF Putri 2026
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Moody’s Beri Outlook Negatif Surat Utang Dolar Danantara (DIM) US$ 5 Miliar
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
Edukasi Pencegahan Bullying Mahasiswa KKN Unhas Dorong Sekolah Aman dan Inklusif
• 3 jam laluharianfajar
thumb
BI Jajaki QRIS Bisa Dipakai di India dan Arab Saudi, Hong Kong Menyusul
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.