Edukasi Pencegahan Bullying Mahasiswa KKN Unhas Dorong Sekolah Aman dan Inklusif

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menggelar sosialisasi edukasi pencegahan perundungan atau bullying di UPT SDN 2 Sereang, Kabupaten Sidrap, pada Rabu, 22 Juli 2023. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran dan keberanian siswa untuk mencegah serta melaporkan tindakan bullying, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai.

Kegiatan yang diikuti oleh 40 siswa kelas V dan VI tersebut dikemas secara interaktif, meliputi penyampaian materi, pre-test, post-test, kuis, dan ice breaking agar siswa lebih mudah memahami bentuk, dampak, serta cara mencegah bullying. Selain itu, mahasiswa KKN juga menyerahkan buku saku pencegahan bullying dan materi presentasi kepada pihak sekolah sebagai media pembelajaran lanjutan.

Penanggung jawab program, Muh. Rifqi Syahputra, menegaskan bahwa sosialisasi ini penting untuk menanamkan pemahaman bahwa bullying bukanlah hal yang bisa dianggap sebagai candaan.

“Melalui sosialisasi ini kami berharap siswa berani mencegah dan melaporkan tindakan perundungan, serta membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai,” katanya.

Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan nomor 16 terkait Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Pelaksanaan program berada di bawah bimbingan Rastiawaty, S.H., M.H., Dosen Pendamping Posko KKN Desa Sereang.

Fitriani, Wali Kelas VI UPT SDN 2 Sereang, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Ia menilai edukasi tentang bullying sangat dibutuhkan dalam membentuk karakter peserta didik dan memberikan wawasan tidak hanya bagi siswa, tetapi juga guru dan orang tua.

“Sosialisasi terkait bullying sangat penting dilaksanakan di sekolah karena dapat membantu siswa, guru, dan orang tua memahami secara lebih jelas apa itu bullying, perilaku apa saja yang termasuk perundungan, dampak yang ditimbulkan, serta bagaimana cara mencegah dan menanganinya. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan seluruh warga sekolah dapat bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai,” jelasnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berharap pemahaman siswa tentang pencegahan bullying terus meningkat, yang tercermin dari hasil pre-test dan post-test. Mereka juga ingin membentuk budaya sekolah yang lebih peduli, inklusif, dan bebas dari perundungan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pendidikan karakter dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi seluruh peserta didik di UPT SDN 2 Sereang dan sekitarnya. (*/)

Geral, Magang Unhas


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Teken Kontrak dengan Honda, David Alonso Promosi ke MotoGP Musim Depan
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
OJK Serahkan Aset DSI ke Bareskrim Polri
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Presiden Prabowo Menyematkan Tanda Pangkat kepada Empat Peraih Adhi Makayasa 2026
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Bupati Lombok Barat pakai uang korupsi Rp2,25 miliar untuk beli saham RS
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Pezeshkian: Khamenei desak akhiri kondisi "tak perang, tak damai"
• 22 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.