KPAI Ungkap Keluarga Lindungi Pelaku Pemerkosaan Remaja di Sampang

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bicara terkait solidaritas negatif saat orang dekat atau keluarga menjadi pelaku kekerasan seksual. KPAI menyebut hal itu terjadi dalam kasus pemerkosaan gadis oleh 27 orang di Sampang, Madura, Provinsi Jawa Timur (Jatim) beberapa waktu lalu.

Komisioner KPAI, Sylvana Maria Apituley mengatakan, keluarga para pelaku pemerkosa gadis usia 15 tahun di Sampang seluruhnya kompak tutup mulut. Padahal, kata dia, keluarga telah mengetahui tindakan pelaku.

Advertisement

BACA JUGA: KPAI Soroti Kasus SDN Kebayoran Lama Selatan, Singgung Sekolah Aman buat Anak

"Misalnya kasus Sampang itu pelakunya banyak ya berusia anak dan tentu keluarga-keluarga tahu ya kan bahwa ada anggota keluarganya yang terlibat. Tetapi keengganan keluarga untuk menyerahkan pelaku atau menangani pelaku tentu berangkat dari solidaritas negatif itu," ujar Sylvana usai konferensi pers jelang Hari Anak Nasional 2026, Rabu (22/7/2026).

Dia menjelaskan, keengganan atau rasa tidak mau keluarga buka suara itu dipicu anggapan perkara yang tabu dan rasa malu. Menurutnya, hal itu malah mengganggu penanganan kasus pemerkosaan.

"Informasi pelaku tidak diberikan oleh bahkan oleh korban dan keluarga korban dalam hal ini. Nah ini persepsi-persepsi kultural di balik keengganan untuk memberikan informasi tentang pelaku inilah yang harus dibongkar gitu. Juga hal persepsi-persepsi tabu rasa malu dan sebagainya itu juga bisa menciptakan solidaritas negatif," ucap Sylvana.

"Misalnya masyarakat bekerja sama tutup mulut terkait siapa pelaku ya kan dan atau bahkan melindungi pelaku," sambung dia.

Sylvana menegaskan masalah tersebut harus segera ditangani. Dia mengatakan sikap keluarga yang tutup mulut tersebut malah melanggengkan kekerasan seksual.

"Nah ini cara berpikir ini yang harus ditangani karena ini menjadi salah satu faktor kunci langgengnya kekerasan termasuk kekerasan seksual terhadap anak," kata dia.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tata Wilayah Utara Karawang, 117 Bangunan Liar di Rengasdengklok Ditertibkan
• 43 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Gaji Donny Ermawan yang Rangkap Jabatan Gubernur URI dan Wamenhan, Akankah Dapat Penghasilan Dobel?
• 1 jam laludisway.id
thumb
Ketua Banggar Ungkap Hanya 71 Persen Rumah di Madura yang Berstatus Layak Huni
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
SUV PHEV DFSK Dijual Rp 500 Juta, Jarak Tempuh Diklaim 1.400 Km
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
BI Pertahankan BI-Rate di Level 5,75 Persen pada Juli 2026
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.