Jakarta (ANTARA) - Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappidsus) mendorong perguruan tinggi di Indonesia meningkatkan tata kelola agar mampu menembus daftar 100 universitas terbaik dunia.
Kepala Bappidsus Aris Marsudiyanto di Jakarta, Rabu, mengatakan target tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam audiensi dengan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) yang dihadiri 19 rektor perguruan tinggi negeri.
Menurut dia, perguruan tinggi Indonesia diharapkan mampu menembus peringkat 100 atau setidaknya 150 universitas terbaik dunia.
Menurut Aris, peningkatan kualitas perguruan tinggi harus dibangun melalui penguatan lima aspek kecerdasan, yakni intelligence quotient (IQ), emotional quotient (EQ), spiritual quotient (SQ), creativity quotient (CQ), dan adversity quotient (AQ).
Ia mengatakan lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter, kemampuan mengelola emosi, kreativitas, serta ketangguhan menghadapi tantangan global.
Baca juga: Prabowo minta UI bisa tembus 100 universitas terbaik dunia
Baca juga: UTS sukses pertahankan peringkatnya dalam daftar 100 universitas terbaik dunia
Menurut dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat internasional.
Aris mengatakan melalui forum diskusi tersebut Bappidsus dan MRPTNI juga membahas platform, metodologi, serta sistem yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
Ia berharap hasil pembahasan itu dapat disinergikan dengan kebijakan pemerintah sehingga menjadi formula untuk meningkatkan mutu pendidikan pada jenjang sarjana, magister, maupun doktor.
Ketua MRPTNI Prof. Eduart Wolok mengatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan Bappidsus dan kementerian terkait guna mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan nasional.
Sebelumnya, tiga perguruan tinggi di Indonesia, yakni Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan IPB University, pernah masuk 100 besar Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2020.
Baca juga: IPB masuk Top 100 QS World University Ranking
Baca juga: University of Technology Sydney (UTS) tercantum dalam jajaran 100 universitas terbaik dunia
Pemeringkatan tersebut mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), bukan pemeringkatan universitas terbaik dunia secara keseluruhan.
Kepala Bappidsus Aris Marsudiyanto di Jakarta, Rabu, mengatakan target tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam audiensi dengan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) yang dihadiri 19 rektor perguruan tinggi negeri.
Menurut dia, perguruan tinggi Indonesia diharapkan mampu menembus peringkat 100 atau setidaknya 150 universitas terbaik dunia.
Menurut Aris, peningkatan kualitas perguruan tinggi harus dibangun melalui penguatan lima aspek kecerdasan, yakni intelligence quotient (IQ), emotional quotient (EQ), spiritual quotient (SQ), creativity quotient (CQ), dan adversity quotient (AQ).
Ia mengatakan lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter, kemampuan mengelola emosi, kreativitas, serta ketangguhan menghadapi tantangan global.
Baca juga: Prabowo minta UI bisa tembus 100 universitas terbaik dunia
Baca juga: UTS sukses pertahankan peringkatnya dalam daftar 100 universitas terbaik dunia
Menurut dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat internasional.
Aris mengatakan melalui forum diskusi tersebut Bappidsus dan MRPTNI juga membahas platform, metodologi, serta sistem yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
Ia berharap hasil pembahasan itu dapat disinergikan dengan kebijakan pemerintah sehingga menjadi formula untuk meningkatkan mutu pendidikan pada jenjang sarjana, magister, maupun doktor.
Ketua MRPTNI Prof. Eduart Wolok mengatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan Bappidsus dan kementerian terkait guna mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan nasional.
Sebelumnya, tiga perguruan tinggi di Indonesia, yakni Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan IPB University, pernah masuk 100 besar Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2020.
Baca juga: IPB masuk Top 100 QS World University Ranking
Baca juga: University of Technology Sydney (UTS) tercantum dalam jajaran 100 universitas terbaik dunia
Pemeringkatan tersebut mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), bukan pemeringkatan universitas terbaik dunia secara keseluruhan.





