Senasib Sepenanggungan di Stasiun Cikarang

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Lepas dini hari, ruang tunggu di Stasiun Cikarang semakin ramai. Lantai dua, tepatnya di depan pintu masuk kereta api jarak jauh. Beberapa dari mereka terlelap dalam tidurnya, sementara sebagian lainnya masih asyik memainkan ponselnya. 

Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB, Rian (25), baru saja tiba di Stasiun Cikarang. Mencari tempat duduk yang kosong di ruang tunggu. Di tengah penumpang lain yang larut dalam mimpi malam, Rian memberikan waktunya untuk bercerita.

Advertisement

BACA JUGA: Jalan Keluar Agar Tak Lagi Bermalam di Stasiun Cikarang

Dia memilih bermalam di Stasiun Cikarang. Tak ingin tertinggal kereta pertama yang berangkat dari sana. Tujuannya ke Stasiun Bekasi Kota.

"Karena saya kan kerjanya cukup pagi," ungkap Rian saat berbincang dengan Liputan6.com.

Bermalam di Stasiun Cikarang sudah menjadi rutinitasnya. Dalam sepekan, Rian bisa dua hingga tiga kali menginap di sana. Biasanya, dia datang sekitar pukul 01.00 WIB hingga 02.00 WIB.

Demi mengejar kereta pertama, Rian tak memperhitungkan faktor kenyamanan. Istirahat di ruang publik bukan perkara mudah. Tidurnya tak benar-benar lelap, hanya hitungan jam. Matanya tak sepenuhnya istirahat. Tubuhnya pun tak selalu merebah. 

"Namanya juga tidur di tempat fasilitas umum ya, jadi seadanya ya," tutur Rian.

Selama ini, Rian tak pernah mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan dari petugas keamanan stasiun. Tak ada istilah diusir karena menginap di sana. Petugas keamanan stasiun hanya akan memastikan setiap orang yang bermalam adalah penumpang kereta. Ini dibuktikan dengan menunjukan kartu identitas dan tiket maupun kartu elektronik. 

"Untungnya kalau di Stasiun Cikarang ini tuh keamanannya ramah-ramah ya dibanding stasiun lain menurut saya," jelas Rian. 

Bermalam di Stasiun Cikarang membuat Rian mendapat banyak cerita dari penumpang lain. Mereka biasanya saling bertukar cerita, sebelum istirahat di kursi seadanya.

“Awalnya ngerokok sendiri, terus tiba-tiba ada orang. Biasanya antara saya atau dia yang ajak ngobrol,” ungkapnya. 

Bermalam di Stasiun Cikarang membuat Rian punya banyak teman. Mereka yang senasib sepenanggungan. Termasuk Yori (42). Malam itu adalah malam pertamanya menginap di Stasiun Cikarang. 

Pria asal Tanah Abang ini hendak pulang ke rumah menumpang kereta pertama. Dia tak canggung bertegur sapa dengan penumpang lain yang malam itu menginap di sana.

Yori memulai percakapan dengan pertanyaan mengenai jadwal kereta pertama. Obrolan singkat ini membuat mereka saling kenal. 

"Baru kali ini juga di Stasiun Cikarang, dari rumah teman," ucapnya. 

Menurut Yori, pengalaman pertama bermalam di Stasiun Cikarang cukup nyaman. Sebab, petugas keamanannya ramah. Yori pernah punya pengalaman kurang baik ketika diusir petugas keamanan di stasiun lainnya. Bagi Yori, diperbolehkan untuk istirahat dan tidak diusir sudah cukup membantu hidupnya.

"Kalau ini masih agak nyaman daripada yang pernah saya alami di tempat lain. Padahal kita kan penumpang," jelasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polri Pastikan Penangkapan WN Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad Sesuai Prosedur
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Presiden Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Tegaskan Awal Pengabdian Bangsa
• 14 jam laluharianfajar
thumb
Karding Tegaskan Produk Bersertifikat Halal yang Mengandung Porcine Berpotensi Dipidana
• 8 jam laludisway.id
thumb
Sudaryono Usai Dilantik Jadi Kepala BGN: Saya Tak Punya SPPG
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Tunjuk Sudaryono jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Dilantik Hari Ini
• 14 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.