Jakarta, VIVA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menilai berbagai dinamika di media sosial, termasuk kritik yang ditujukan kepada pemerintah dan dirinya, merupakan bagian dari proses pendewasaan demokrasi di Indonesia.
Menurutnya, perbedaan pendapat dan kritik yang berkembang di ruang publik merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi.
"Saya anggap ini bagian daripada demokrasi, bagian daripada pendewasaan masyarakat Indonesia kita cintai bersama," ujar Dody, Rabu 22 Juli 2026.
Dody menegaskan dirinya tetap membuka ruang bagi berbagai masukan dari masyarakat. Ia menilai kebebasan menyampaikan pendapat yang dilakukan secara konstruktif menjadi salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Menurutnya, berbagai informasi yang berasal dari media, masyarakat, hingga laporan whistleblower justru menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan pembangunan.
"Bagaimanapun kebebasan berbicara itu harus kita junjung tinggi karena kan kita negara demokrasi gitu. Jadi saya bisa menjadi hari ini juga karena input dari teman-teman semua, wartawan, whistleblower, macam-macam yang kemudian kita tindaklanjuti," katanya.
Dody juga memastikan dirinya tidak menutup diri terhadap kritik. Ia mencontohkan laporan masyarakat mengenai kondisi infrastruktur, seperti Jembatan Enang-Enang di Aceh, sebagai bentuk pengawasan publik yang memberikan manfaat bagi pemerintah.
Menurut Dody, kritik yang disampaikan berdasarkan kondisi nyata serta didukung data dapat membantu pemerintah mengetahui persoalan di lapangan sehingga dapat segera ditindaklanjuti.
"Kritik itu bagus cuma semua harus atas dasar fakta," ujarnya.
Ia berharap kebebasan berpendapat di ruang publik tetap terjaga dengan mengedepankan etika, fakta, dan data. Dody juga mengingatkan agar penyampaian kritik tidak berubah menjadi tindakan yang dapat merusak karakter atau menyerang pribadi seseorang.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat, Dody sebelumnya meluncurkan kanal pengaduan "Halo Pak Dody".
Kanal tersebut disiapkan untuk menerima berbagai laporan masyarakat yang berkaitan dengan pelayanan Kementerian PU, dugaan pelanggaran, hingga informasi seputar mudik.
Dody mengungkapkan selama ini banyak pengaduan yang dikirim langsung kepadanya melalui pesan pribadi Instagram, WhatsApp, maupun surat elektronik. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan penyampaian laporan secara langsung.





