Walt Disney Company memberhentikan ratusan karyawan dalam putaran pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terbaru.
IDXChannel - Walt Disney Company memberhentikan ratusan karyawan dalam putaran pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terbaru.
Dilansir dari Xinhua pada Rabu (22/7/2026), raksasa hiburan asal Amerika Serikat (AS) ini terus merampingkan organisasinya guna menghemat pengeluaran.
Seorang juru bicara Disney mengonfirmasi PHK massal tersebut. Dia mengatakan bahwa perusahaan memangkas beberapa ratus pekerja di berbagai unit mulai dari Disney Entertainment Television, ESPN, dan studio-studio film milik Disney.
Pada tahun fiskal, perusahaan memiliki sekitar 231.000 karyawan di seluruh dunia, termasuk sekitar 172.000 di AS.
Pixar, studio film animasi yang berada di balik sejumlah judul populer seperti Toy Story dan Inside Out, merupakan salah satu yang paling terdampak dalam putaran PHK massal kali ini.
Menurut Los Angeles Times, hampir 10 persen dari sekitar 1.100 karyawan Pixar diberhentikan.
Pengurangan karyawan ini terjadi bahkan ketika Pixar mengalami peningkatan pendapatan box office tahun ini. Toy Story 5 yang dirilis bulan lalu menghasilkan lebih dari USD957 juta di seluruh dunia.
National Geographic adalah merek yang paling terdampak di Disney Entertainment Television. Situs berita online Deadline melaporkan bahwa hingga 100 pekerja dipangkas di seluruh grup televis.
Di ESPN, PHK sebagian besar terkait dengan integrasi aset NFL Network oleh jaringan olahraga tersebut.
Pemangkasan ini adalah putaran PHK massal ketiga Disney tahun ini. Pada Januari, Disney merombak divisi pemasaran. Pada April, perusahaan menghilangkan sekitar 1.000 posisi di seluruh studio, jaringan televisi, ESPN, kelompok produk dan teknologi, serta departemen korporatnya. (Wahyu Dwi Anggoro)





