Tambang KMS Beroperasi hingga 2038, SINI Bidik Pendapatan USD159 Juta

idxchannel.com
21 jam lalu
Cover Berita

SINI memperkirakan umur tambang dapat berlangsung hingga sekitar 2038.

Tambang KMS Beroperasi hingga 2038, SINI Bidik Pendapatan USD159 Juta (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Singaraja Putra Tbk (SINI) memproyeksikan konsesi tambang batu bara yang dimiliki melalui PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) akan memiliki masa operasi (life of mine) hingga sekitar 2038.

Dalam klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (22/7/2026), perseroan menjelaskan, volume produksi tahunan pada konsesi tambang tersebut akan ditingkatkan dari sekitar 1 juta ton per tahun pada tahap awal menjadi sekitar 5 juta ton per tahun saat mencapai kapasitas produksi optimal.

Baca Juga:
SINI Siapkan Rights Issue, Dananya untuk Akuisisi KMS hingga Bayar Utang Bank Rp900 M

Berdasarkan rencana produksi dan estimasi cadangan yang dimiliki, SINI memperkirakan umur tambang dapat berlangsung hingga sekitar 2038. 

Meski demikian, perseroan menegaskan proyeksi tersebut masih dapat berubah mengikuti rencana penambangan, kondisi operasional, maupun perkembangan regulasi yang berlaku.

Baca Juga:
SINI Patok Harga Rights Issue Rp5.000, Potensi Dana Tembus Rp3,6 Triliun

Selain mengungkap prospek produksi, SINI juga memproyeksikan PT Kemilau Mulia Sakti akan membukukan pendapatan sebesar USD52 juta pada 2026 yang meningkat menjadi sekitar USD159 juta pada 2027.

Realisasi tersebut diperkirakan akan memberikan kontribusi pendapatan sekitar 21,4 persen terhadap pendapatan konsolidasi SINI pada 2026 dan meningkat menjadi sekitar 27,1 persen pada 2027.

Baca Juga:
BEI Bekukan Saham SINI, Rights Issue Rp3,6 Triliun Tetap Jalan

PT Kemilau Mulia Sakti merupakan perusahaan induk yang diakuisisi SINI dari PT Petrosea Tbk (PTRO) dengan nilai transaksi sekitar Rp1,7 triliun. Melalui perusahaan tersebut, SINI menguasai perusahaan tambang batu bara di Kalimantan Timur, yakni PT Cristian Eka Pratama (CEP).

Meski area tambang CEP berada di Kalimantan Timur, berbeda dengan aset tambang SINI yang telah beroperasi di Kalimantan Tengah, akuisisi tersebut dapat menciptakan sinergi melalui peningkatan standar operasional di seluruh grup.

Baca Juga:
COCO hingga SINI Gelar Right Issue Juli, Mana yang Layak Dicermati?

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selundupkan Kokain ke Bali, WN Kolombia Divonis 11 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Tampines Rovers Hadir dengan Nuansa Jepang di Piala Presiden 2026
• 10 jam lalubola.com
thumb
Koops TNI Habema Komitmen Lindungi Warga Papua Usai Peristiwa Kekerasan di Yahukimo
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tuding Ada Niat Menjatuhkan Marwah, Sarwendah Pertanyakan Motif Ruben Onsu Bongkar Data Transfer ke Mendiang Ayah
• 12 jam lalugrid.id
thumb
MK Putuskan Kuota Internet Tak Hangus, Operator Wajib Beri Pelanggan Pilihan
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.