Tuding Ada Niat Menjatuhkan Marwah, Sarwendah Pertanyakan Motif Ruben Onsu Bongkar Data Transfer ke Mendiang Ayah

grid.id
9 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Ketegangan antara Sarwendah dan Ruben Onsu pasca-perceraian kini merembet ke ranah harta gono-gini. Pihak Sarwendah secara terbuka mempertanyakan alasan tim kuasa hukum Ruben Onsu yang mengungkit keterlibatan mendiang ayah Sarwendah dalam pembangunan rumah mewah di Cilandak, Jakarta Selatan.

Bagi Sarwendah, membawa nama almarhum ayahnya ke dalam "pertarungan narasi" di media dianggap sebagai tindakan yang tidak bijak dan melukai perasaan keluarga.

"Itu Karya Terakhir Almarhum Ayah Saya"

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, memberikan tanggapan tegas terkait pernyataan pihak Ruben yang merinci biaya Rp11,3 miliar yang dibayarkan kepada ayah Sarwendah selaku kontraktor. Chris menegaskan bahwa keahlian mertua Ruben dalam membangun rumah tersebut bukanlah sebuah aib yang harus diumbar sebagai bahan pembelaan diri.

"Pertanyaan saya begini, kalau orang tua kita punya keahlian di bidang pembangunan, apakah itu merupakan suatu aib? Justru andil almarhum sangat besar bagi klien kami dan mantan suaminya. Itu karya terakhir dari almarhum ayah klien kami," ujar Chris Sam Siwu di PN Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026).

Sambil menahan haru, Sarwendah juga menyampaikan bahwa dirinya tidak ingin anak-anaknya tumbuh besar dengan melihat narasi-narasi yang memojokkan keluarga mereka.

"Saya mau nanti pas mereka besar, mereka tidak melihat hal-hal seperti ini. Saya berusaha menafkahi mandiri anak-anak saya," kata Sarwendah.

Alasan Pihak Ruben Onsu Membongkar Data

Di sisi lain, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, memiliki alasan tersendiri mengapa pihaknya memutuskan untuk merinci aliran dana ke mendiang ayah Sarwendah. Menurut Minola, hal itu dilakukan bukan untuk menyerang almarhum, melainkan untuk meluruskan klaim sepihak.

Minola merujuk pada video Sarwendah yang menyebut rumah tersebut dibangun menggunakan "uang aku dan uang papiku." Hal inilah yang memicu pihak Ruben untuk mengeluarkan data 47 kali transfer senilai Rp11,3 miliar.

"Ruben oke kok yang menjadi kontraktor itu ayahnya S (Sarwendah). Tidak ada yang menyalahkan itu. Tapi jangan dieliminasi apa yang sudah dilakukan Ruben atas rumah tersebut," jelas Minola di Kuningan, Kamis (23/7/2026).

 

Minola menegaskan bahwa Ruben hanya ingin anak-anaknya tahu bahwa ayahnya memiliki peran finansial yang besar.

"Kami tidak mau itu menjadi jejak digital yang membuat anak-anak mendapatkan informasi menyesatkan, seolah ayahnya tidak punya peran," tambahnya.

Konflik Gono-Gini dan Ketidaknyamanan Anak

Chris Sam Siwu menilai pengungkapan rincian biaya tersebut memiliki niat terselubung untuk menjatuhkan marwah kliennya. Ia pun mengingatkan agar pihak Ruben berhenti memojokkan Sarwendah di depan publik karena akan berdampak pada hubungan anak dengan ayah mereka.

"Hati-hati, kalau terus-terusan di-framing dan diputarbalikkan sesuatu yang nggak benar, anak-anak makin tidak sayang nanti dengan orang yang memojokkan ibunya. Anak-anak pasti akan membela ibunya," tegas Chris.

Perselisihan ini pula yang memperkuat keputusan Sarwendah untuk angkat kaki dari rumah Cilandak tersebut. Selain masalah "sangkutan utang" bank yang fantastis dan ancaman lelang, adanya oknum diduga debt collector yang mendatangi rumah pada malam hari membuat Sarwendah merasa zona tersebut sudah tidak aman bagi anak-anak. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Monyet Turun ke Telaga Ngebel Ponorogo, Warga Diimbau Tak Beri Makan
• 35 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Polling: KDM Gelar Sayembara Tangkap Begal Hidup-hidup, Bagaimana Menurutmu?
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Buntut Keracunan Belasan Siswa, SPPG Bogowanti di Blora Dibekukan Operasionalnya
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menko AHY: Dekarbonisasi Transportasi Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Juga untuk Masa Depan Indonesia
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
RI-China Kantongi Kesepakatan Bisnis Senilai USD 2 M, Didominasi Energi dan AI
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.