Cerita Haru Anak Petani Gagal Lolos Seleksi Tamtama hingga Dilantik Prabowo Jadi Perwira di Istana

okezone.com
21 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Letda Laut (T) Zul Arsyi, putra seorang petani asal Sumbawa, NTB, resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai perwira TNI Angkatan Laut di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.

Pelantikan ini menjadi hasil perjuangan panjang Zul yang sempat berkali-kali gagal dalam seleksi TNI, sebelum akhirnya berhasil menjadi perwira.

Jalan Zul menuju Istana Negara tidak mudah. Ia sempat beberapa kali gagal saat mengikuti seleksi TNI, baik melalui jalur tamtama maupun bintara. Namun kegagalan demi kegagalan itu tidak membuatnya menyerah, hingga akhirnya ia berhasil menyelesaikan pendidikan di Akademi Angkatan Laut (AAL) dan dilantik sebagai perwira perwira.

Baca Juga :
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026

“Saya sendiri merasa sangat bangga, saya tidak menyangka bisa berdiri di sini. Saya sempat ikut tes beberapa kali, baik itu catam maupun caba dan saya tidak lolos. Saya tidak pernah bermimpi untuk berada di titik ini. Semua berkat kedua orang tua, berkat doa kedua orang tua saya. Bukan saya yang kuat, tapi doa ibu saya yang hebat,” ujar Zul di Istana Negara, dikutip, Kamis (23/7/2026).

Di tengah rasa syukur itu, ada satu pesan Presiden Prabowo yang menancap dalam benaknya saat taklimat pelantikan berlangsung, dan akan menjadi pegangan teguh dalam menjalankan tugas sebagai perwira TNI.

“Yang paling mengena di hati saya pesan dari Bapak Prabowo adalah untuk selalu tentara itu menjaga rakyat, selalu mengabdi kepada bangsa dan negara,” katanya.

Baca Juga :
Kepala BGN Sudaryono Ungkap Alasan TNI-Polri Dilibatkan dalam Program MBG

Zul juga optimistis Indonesia mampu mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui berbagai program yang tengah dijalankan pemerintah, terutama bagi penguatan ketahanan pangan dan energi.

“Mungkin untuk Indonesia dengan semboyan Indonesia Emas 2045 dimulai dari Bapak Prabowo seperti dengan menguatkan pada pangan, dengan salah satunya yaitu bahan bakar alternatif B50, salah satu batu loncatan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Selama menempuh pendidikan, tantangan terbesar yang dihadapinya bukan soal fisik atau materi pelajaran, melainkan jarak dengan keluarga yang begitu jauh. Namun pengorbanan itu terbayar lunas. Zul kini tercatat sebagai perwira TNI AL pertama dari kampung halamannya.

Baca Juga :
Kapolri: Sinergi TNI, Polri, dan Kejaksaan Jadi Pilar Utama Jaga NKRI

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peran 3 Tersangka Baru Pembunuhan Anggota TNI AD di Kelapa Dua Tangerang
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Kemlu Telusuri Keberadaan Dua WNI yang Diduga Disekap di Myanmar
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
China Open 2026: Kembalikan Konsentrasi Kunci Kemenangan Putri
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Kuliah di Era AI 2026: Masih Relevankah? Ini Alasan Harus Memilih Kampus IT Terbaik
• 15 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.