Dua Korban Kapal Tenggelam di Selayar Berhasil Diidentifikasi, Ini Identitasnya

eranasional.com
16 jam lalu
Cover Berita

Makassar, ERANASIONAL.COM – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan kembali berhasil mengidentifikasi dua korban meninggal dunia dalam insiden tenggelamnya kapal di perairan Kepulauan Selayar.

Dengan tambahan tersebut, proses identifikasi korban terus menunjukkan perkembangan.

Sementara itu, Tim SAR Gabungan juga menemukan satu jenazah lagi pada Kamis (23/7/2026) yang masih menunggu proses identifikasi.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Pranoto, mengatakan dari total 76 penumpang yang menjadi fokus pendataan, sebelumnya masih terdapat 17 korban yang belum ditemukan.

Setelah dua jenazah berhasil diidentifikasi dan satu korban kembali ditemukan oleh Tim SAR, proses pencarian masih terus berlangsung.

“Hari ini ada perkembangan. Dua jenazah yang sebelumnya dikirim ke Biddokkes Polda Sulsel telah berhasil diidentifikasi. Selain itu, Tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas juga menemukan satu korban berjenis kelamin laki-laki, namun identitasnya masih belum diketahui karena masih menunggu proses identifikasi,” ujar Didik, saat konferensi pers, Kamis (23/7/2026).

Ia menjelaskan, jenazah tersebut ditemukan di sekitar Pulau Matalaang, yang berada di jalur antara Makassar dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain operasi pencarian, penyelidikan penyebab insiden juga terus berjalan. Didik mengungkapkan jumlah saksi yang telah dimintai keterangan bertambah dari 21 orang menjadi 23 saksi.

“Perkembangan proses hukum maupun identifikasi korban akan terus kami sampaikan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol. dr. Muhammad Haris memaparkan hasil identifikasi dua jenazah yang diterima Tim DVI pada Rabu (22/7/2026).

Menurut Haris, identifikasi dilakukan oleh Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel yang didukung Tim DVI Pusdokkes Polri, Tim Identifikasi Polda Sulsel, serta Departemen Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

“Korban pertama yang berhasil diidentifikasi adalah Hasriati (44), warga Dusun Garassi, Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar,” ujar Kombes Haris.

Menurutnya, jenazah dengan nomor PM 62 B01 Selayar dipastikan cocok dengan data antemortem AM002 melalui pencocokan data gigi, data medis, dan barang milik korban.

“Korban kedua adalah Bau Intang (50), warga Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Jenazah bernomor PM 62 B02 Selayar teridentifikasi berdasarkan kecocokan sidik jari dan data medis dengan data antemortem AM001,”bebernya.

“Hingga saat ini Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel telah menerima laporan sebanyak 16 korban dari total 17 korban yang menjadi objek proses identifikasi,” sambungnya.

Polda Sulsel memastikan proses identifikasi korban dan pencarian korban yang masih hilang akan terus dilakukan bersama Basarnas dan seluruh unsur SAR gabungan hingga seluruh korban berhasil ditemukan. []


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menko AHY: Dekarbonisasi Transportasi Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Juga untuk Masa Depan Indonesia
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Prabowo bertemu Direktur FBI perkuat kerja sama repatriasi artefak
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Sinergi berbagai peran dalam upaya perlindungan anak dari kekerasan
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Sudaryono: Saya dan Keluarga Tidak Punya SPPG dan Dapur MBG
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
KPK Duga Bupati Kuansing Kumpulkan 46.500 Dollar Singapura untuk Menhut Raja Juli
• 2 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.