15 Sekolah Rakyat Permanen di Jawa Timur Siap Gelar MPLS Mulai 31 Juli

suarasurabaya.net
13 jam lalu
Cover Berita

Sebanyak 15 Sekolah Rakyat (SR) permanen di Jawa Timur (Jatim) dijadwalkan memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 31 Juli 2025 mendatang.

Restu Novi Widiani Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jatim menjelaskan, menjelang operasional tersebut progres pembangunan seluruh sekolah rata-rata telah melampaui 90 persen, dengan total SR permanen di Jatim mencapai 18 sekolah.

SR permanen tersebut saat ini tersebar di berbagai wilayah seperti Banyuwangi, Gresik, Jember, Jombang, Kabupaten Kediri, Kabupaten Madiun, Kabupaten Malang.

Kemudian Kabupaten Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Kabupaten Pasuruan, Sampang, Trenggalek, Tuban, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Pasuruan, dan Kota Surabaya.

Sedangkan tiga SR permanen di Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Jember sudah lebih dulu menerima siswa sejak 14 Juli dengan sistem asrama.

“Sementara itu, 15 SR permanen lainnya dijadwalkan memulai MPLS pada 31 Juli 2025,” kata Restu saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2026).

Kadinsos Jatim menjelaskan, untuk kapasitas penerimaan siswa baru, setiap SR permanen membuka tiga rombongan belajar (rombel) untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Yang mana setiap rombel berisi 30 siswa dengan kapasitas total 270 murid di setiap sekolah.

“Setiap rombel berisi 30 siswa. Dengan demikian, setiap sekolah memiliki kapasitas awal sekitar 270 siswa. Selain itu, terdapat proses mutasi siswa dari SR rintisan ke permanen dengan kuota yang berbeda-beda di masing-masing daerah,” jelasnya.

Sementara itu berdasarkan data saat ini, jumlah siswa SR di Jatim diperkirakan mencapai 7.651 siswa. Namun, angka tersebut masih bersifat dinamis karena proses penjangkauan calon siswa terus dilakukan.

Restu menjelaskan, mekanisme penerimaan SR berbeda dengan sekolah pada umumnya. Yang mana dilakukan melalui sistem penjangkauan aktif.

“Hingga saat ini, proses penjangkauan masih berlangsung karena SR menerapkan konsep multi entry dan multi exit, sehingga siswa dapat masuk sesuai kondisi dan kebutuhan mereka,” tandasnya.(wld/bil/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ITS Melepas 25 Tim Ekspedisi Patriot untuk Perkuat Pembangunan Kawasan Transmigrasi di Delapan Wilayah Prioritas
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun Jadi Polemik, Ini Respons Dirut Agrinas
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Segera Rampungkan Pemain Asing, PSM Makassar Segera Lepas dari FIFA Registration Bans Susul Persib Bandung
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Tersangka Kasus Pembunuhan Anggota TNI AD di Tangerang Bertambah Jadi 7 Orang
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Pengamat Soroti Penggeledahan Rumah Febrie Tanpa Ada Pemeriksaan Awal
• 12 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.