Karyawan Blue Ice, Evans Osagie, mengemas es batu di Athena, Yunani, Rabu (22/7/2026), di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda negara itu. Saat suhu diperkirakan mencapai 42 derajat Celsius, permintaan es batu melonjak tajam karena warga dan pelaku usaha berupaya mengatasi cuaca yang menyengat, meski lonjakan tersebut juga menghadirkan tantangan bagi produsen untuk memenuhi kebutuhan pasar. (REUTERS/Louiza Vradi)
2/9Perusahaan es batu Blue Ice menjadi salah satu yang paling sibuk. Musim panas memang selalu menjadi periode tersibuk bagi perusahaan tersebut, namun gelombang panas membuat lonjakan permintaan jauh lebih tinggi dari biasanya. (REUTERS/Louiza Vradi)
Pemilik Blue Ice, Kostas Christopoulos, mengatakan cuaca panas memang meningkatkan penjualan, tetapi gelombang panas justru membuat operasional menjadi jauh lebih rumit. "Kami senang ketika cuaca panas, tetapi tidak terlalu panas," ujarnya. Menurut dia, gelombang panas bukanlah momen yang mudah karena seluruh pelanggan menginginkan pasokan es dalam waktu sesingkat mungkin. (REUTERS/Louiza Vradi)
4/9Blue Ice memasok es batu ke berbagai wilayah Yunani untuk kebutuhan toko kelontong, restoran, kafe, bisnis, hingga konser dan berbagai acara publik. Perusahaan tersebut melayani rata-rata sekitar 5.000 pelanggan. (REUTERS/Louiza Vradi)
Pada musim panas normal, perusahaan memproduksi sedikitnya 10 ton es batu setiap hari, sekitar lima kali lipat dibandingkan produksi pada musim dingin. Namun saat gelombang panas, permintaan dapat melonjak hingga tiga kali lipat dari kondisi musim panas biasa. (REUTERS/Louiza Vradi)
6/9"Situasinya menjadi sedikit gila. Semua orang terburu-buru. Hal pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang agar bisa menangani semuanya," kata Christopoulos. (REUTERS/Louiza Vradi)
7/9Untuk memenuhi lonjakan permintaan, Blue Ice menambah armada kendaraan pengiriman dan jumlah pekerja. Perusahaan juga berharap truk pendingin mereka tidak terjebak kemacetan lalu lintas di Athena agar distribusi tetap berjalan lancar. Kami harus terus beradaptasi setiap saat," ujarnya. (REUTERS/Louiza Vradi)
8/9Sementara itu, Yunani memasuki hari ketiga gelombang panas ekstrem pada Rabu (22/7). Otoritas setempat melarang aktivitas kerja di luar ruangan pada jam-jam terpanas sekitar tengah hari dan mengimbau masyarakat tetap berada di dalam ruangan. (REUTERS/Louiza Vradi)
9/9Dinas pemadam kebakaran juga meningkatkan status kesiagaan karena tingginya risiko kebakaran hutan akibat suhu tinggi dan kondisi yang sangat kering. Menurut para ahli meteorologi, gelombang panas diperkirakan mulai mereda pada Kamis (23/7). (REUTERS/Louisa Gouliamaki)
Add as a preferredsource on Google




