Polisi Bongkar yang Terjadi Sebelum Anak Punk Tewas, Mondy Tatto Cs Ternyata Pesta Miras

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Kabupaten Bekasi, VIVA – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus tewasnya anak punk berinisial FA di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, yang turut menyeret nama selebgram Mondy Tatto sebagai tersangka pengeroyokan.

Sebelum aksi kekerasan yang berujung maut itu terjadi, korban dan para pelaku ternyata sempat menggelar pesta minuman keras hingga dini hari.

Baca Juga :
Usai Jadi Tersangka, Ayah dan Anak Bos Whip Pink Langsung Dijebloskan ke Rutan Bareskrim
BRI Peduli Hadirkan Momen Edukatif Perkuat Karakter dan Wawasan Siswa Sekolah Dasar di Hari Anak Nasional 2026

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cikarang Barat, Ajun Komisaris Polisi Engkus Kusnadi mengatakan pesta miras tersebut berlangsung di kawasan Ceger sekitar tengah malam.

Dari sanalah rangkaian peristiwa yang berujung pada penusukan terhadap korban mulai terjadi.

"Ngumpul lah di situ minum-minum lagi. Nah, barulah muncul peristiwa penusukan," ujar Engkus, dikutip, Jumat, 24 Juli 2026.

Menurut Engkus, pesta miras selesai sekitar pukul 03.00 dari pukul 00.00 WIB. Setelah itu, korban bersama Mondy Tatto, Doni Darmawan alias Donal, dan Darmin berpindah ke kontrakan Mondy di Kampung Jatibaru, Kalijaya, Cikarang Barat.

Di lokasi itulah cekcok lama kembali memanas. Polisi mengungkap, perselisihan antara korban dengan Mondy dan Donal sebenarnya sudah lebih dulu terjadi sejak malam hari ketika FA berniat meminjam sepeda motor milik Mondy yang saat itu digunakan Donal.

Keributan pertama sempat berujung pengeroyokan terhadap korban, namun berhasil dilerai oleh rekan-rekan sesama anak punk yang berada di lokasi.

Saat suasana kembali memanas di kontrakan, Darmin berusaha menenangkan keadaan. Ia menegur korban agar tidak bertengkar dengan Mondy. Namun teguran tersebut justru memicu pertikaian baru.

Polisi menyebut FA tidak terima dan memukul kepala Darmin menggunakan tabung gas elpiji tiga kilogram. Dalam kondisi diduga masih dipengaruhi minuman keras, Darmin kemudian mengambil pisau dan menikam korban.

"Dia (FA) ditusuk di bagian punggung belakang, sesuai dengan hasil otopsinya ada," katanya.

Meski sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke kontrakan sebelah, korban terus dikejar oleh Darmin. Penusukan pun kembali terjadi hingga korban akhirnya roboh di jalan.

"Sampai 7 kali tusukan. Sampai dia keluar kontrakan lagi ke jalan, baru dia tersungkur di situ jatuh, baru selesai ditusuk," tuturnya.

Baca Juga :
Pertamina Trans Kontinental Dorong Generasi Muda Jaga Ekosistem Laut, Begini Caranya
Polisi Bongkar 2 Kasus Beda di Balik Tewasnya Anak Punk, Mondy Tatto Ternyata Tersangka Pengeroyokan Bukan Pembunuhan
Puan: Semua Anak Indonesia Berhak Dapat Pendidikan yang Layak

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bitcoin Tertahan di USD66 Ribu, Pasar Cermati Regulasi Kripto AS
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK geledah sejumlah ruangan di Kantor Bupati Lombok Barat
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Serangan Malam Ke-12 AS ke Iran: Target Militer, Rudal hingga Drone Jadi Sasaran
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 23 Juli 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian, Keuangan Gemini Berpeluang Membaik
• 15 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama, John Herdman Beri Pujian Khusus pada Ivar Jenner yang Resmi Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.