Pria di Konawe Tikam 2 Polisi Pakai Badik Ditangkap

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Kendari: Polresta Kendari menangkap pria berinisial GR yang menikam dua personel Polsek Soropia menggunakan senjata tajam jenis badik di Desa Atowatu, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau membenarkan jajarannya bergerak cepat menangkap pelaku tak lama setelah penyerangan terjadi pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 21.00 Wita.

"Saat ini pelaku GR sudah kami amankan di Mako Polsek Soropia untuk menjalani pemeriksaan intensif dan proses hukum lebih lanjut," kata dia, melansir Antara, Kamis, 23 Juli 2026.

Baca Juga :

Pelaku Penusukan Ojol hingga Tewas di Dadap Tangerang Ditangkap
Ia menjelaskan dua personel kepolisian yang menjadi korban penyerangan tersebut adalah Bhabinkamtibmas Desa Atowatu Aiptu Zainal dan Kanit Patroli Polsek Soropia Aiptu Agus Saputra.

"Peristiwa itu bermula ketika kedua petugas hadir untuk mengawal serta mendampingi proses mediasi kekeluargaan terkait dugaan pencemaran nama baik di rumah Kepala Desa Atowatu," ungkap dia.

Welliwanto menyebut bahwa mediasi tersebut digagas akibat adanya tuduhan pencurian dompet berisi uang Rp1 juta milik warga berinisial M, 50, terhadap warga lain bernama Arjun, yang dilakukan oleh oknum anggota ormas berinisial A, 43, tanpa bukti.

Namun, di tengah proses diskusi yang dihadiri pemerintah desa setempat, pelaku GR mendatangi lokasi dan mencoba membuat keributan. Petugas sempat meminta pelaku meninggalkan lokasi karena situasi tidak kondusif, namun GR yang emosional menendang kursi lalu pergi.

Ilustrasi penusukan. (medcom.id)

Tak lama berselang, GR kembali ke halaman rumah Kepala Desa Atowatu sambil berteriak memicu keributan. Saat Aiptu Zainal dan Aiptu Agus Saputra bersama warga berusaha mendekati untuk melerai, pelaku mendadak mencabut sebilah badik.

"Pelaku secara tiba-tiba mencabut badik dan melakukan penikaman ke arah Aiptu Zainal hingga menyebabkan baju dinasnya robek terkena sabetan. Pelaku juga sempat mengejar Aiptu Agus Saputra, namun berhasil dihalangi warga sebelum akhirnya melarikan diri," jelas dia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal kepolisian, aksi pelaku diduga terjadi lantaran GR berada di bawah pengaruh minuman keras (miras) tradisional. Pihak kepolisian dibantu warga sekitar kemudian melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan untuk diproses hukum lebih lanjut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Galeri Apollo Louvre Kembali Dibuka, Setelah Setahun Pasca Perampokan
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Peringati Hari Bhayangkara, Kapolri Berangkatkan 2 Pelayan Gereja Ziarah
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Danantara Ambil Alih Empat Manajer Investasi BUMN, Siapkan Merger Jadi Perusahaan Aset Terbesar di Indonesia
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Habiburokhman Tantang Jampidsus Baru Segera Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Prananda Surya Paloh Tanggapi Dinasti Politik hingga Meritokrasi Partai
• 10 menit lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.