KOMPAS.TV - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, melaksanakan rangkaian Management Walkthrough (MWT) di Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II dan Integrated Terminal (IT) Palembang sebagai bagian dari upaya memastikan keandalan operasional, penerapan aspek keselamatan kerja, serta kesiapan infrastruktur energi dalam mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel).
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda pengawasan operasional yang berlangsung pada 20 dan 22 Juli 2026. Berdasarkan hasil peninjauan, operasional di kedua fasilitas berjalan dengan baik dan mampu mendukung kelancaran penyaluran energi di wilayah Sumbagsel.
Saat berada di AFT SMB II, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan meninjau langsung kesiapan sarana dan fasilitas penyaluran avtur, termasuk memastikan pelayanan pengisian bahan bakar pesawat berjalan sesuai standar keselamatan dan ketepatan waktu. Mochamad Iriawan, menegaskan bahwa keandalan operasional menjadi faktor utama dalam menjaga ketahanan energi sekaligus memastikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Keandalan operasional di AFT SMB II harus terus dijaga karena menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran transportasi udara dan terpenuhinya kebutuhan energi sektor penerbangan. Bagi Pertamina, setiap layanan yang andal pada akhirnya bermuara pada pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujar Mochamad Iriawan.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Integrated Terminal (IT) Palembang yang menjadi salah satu infrastruktur strategis Pertamina dalam mendukung distribusi energi di wilayah Sumbagsel. Pada kesempatan tersebut, Komisaris Utama melakukan peninjauan terhadap fasilitas operasional, kesiapan sarana dan prasarana, serta penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) guna memastikan seluruh proses distribusi berjalan secara andal, aman, dan sesuai standar perusahaan.
“Kunjungan MWT saya kali ini membuka mata kita semua bahwa IT Palembang bukan sekadar tempat penyimpanan bahan bakar. Ini adalah fasilitas hulu-ke-hilir yang krusial, sebuah urat nadi logistik energi yang mengombinasikan tiga elemen kekuatan, yakni jalur perairan Musi, jalur darat, dan efisiensi jalur kereta api,” ungkapnya.
Baca Juga: Pertamina Tambah Pasokan Biosolar di Bengkulu, Penyaluran SPBU dan Pengawasan Subsidi Diperketat
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Alexander Susilo, menegaskan Pertamina Patra Niaga terus memperkuat keandalan operasional di seluruh rantai distribusi energi melalui penerapan standar operasional yang disiplin, penguatan aspek HSSE, serta peningkatan kompetensi insan operasional.
"Kunjungan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel akan terus menjaga keandalan infrastruktur dan operasional agar penyaluran energi berlangsung secara aman, andal, dan berkelanjutan, sehingga kebutuhan energi masyarakat di wilayah Sumbagsel dapat terpenuhi dengan optimal," ujar Alexander Susilo.
Selain memastikan keandalan operasional, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, turut mengapresiasi implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TALANG BERSERI (Talang Bersama Masyarakat Sejahtera dan Mandiri) yang dijalankan melalui AFT SMB II.
Penulis : Natalia-Frederica
Sumber : Kompas TV
- Advertorial
- Pertamina
- Energi
- Sumatra





