Bus wisata ini melayani perjalanan dari Sarinah menuju Kota Tua, sehingga wisatawan dapat menikmati kawasan bersejarah Jakarta dengan konsep bus atap terbuka (open top).
Dalam kesempatan yang sama, Rano juga meresmikan operasional Bus Open Dining Jakarta yang melayani rute Jalan Kali Besar Barat–Bundaran HI. Layanan tersebut dijadwalkan mulai dibuka untuk masyarakat pada Agustus 2026.
"Dengan diluncurkannya layanan Transjakarta Batavia ini, kini Transjakarta memiliki empat rute bus wisata. Yaitu, Jakarta Sky line, Jakarta Heritage, Jakarta Explorer dan Jakarta Batavia," ujar Rano dikutip dari Beritajakarta.
Rano menjelaskan masing-masing rute bus wisata Transjakarta menawarkan pengalaman yang berbeda bagi masyarakat maupun wisatawan. Baca Juga:
Pilihan Mobil Sedan Bekas Harga Murah Rp50 Jutaan
Rute Jakarta Skyline menyuguhkan panorama kawasan Sudirman dan M.H. Thamrin. Sementara Jakarta Heritage mengajak penumpang menjelajahi bangunan dan kawasan bersejarah di ibu kota. Adapun Jakarta Explorer memperkenalkan berbagai ikon wisata Jakarta, sedangkan Jakarta Batavia membawa penumpang menyusuri jejak sejarah Jakarta dari Sarinah hingga Kota Tua.
Menurut Rano kehadiran rute baru tersebut menunjukkan bahwa transportasi publik tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata di Jakarta.
Melalui layanan bus wisata ini, masyarakat dan wisatawan diharapkan dapat menikmati sisi modern, sejarah, budaya, hingga perkembangan Jakarta dalam satu perjalanan.
Ia juga berharap seluruh layanan bus wisata Transjakarta dapat memperkuat daya saing sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan yang dilalui.
"Saya yakin animonya akan besar, apalagi kalau nanti Harmoni sudah bagus jalannya. Kemudian kita juga akan revitalisasi sungai Kali Harmoni dengan suasana yang bagus dan taman, pasti akan berbeda, tapi memang butuh waktu yang cukup panjang," tegasnya. Baca Juga:
Jago Memanjakan Pengemudi dan Penumpang jadi Andalan MG MGS 5 EV
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Welfizon Yuza, mengatakan layanan Open Top Tour Jakarta Batavia beroperasi setiap hari dengan tiga jadwal keberangkatan, yakni pukul 16.00 WIB, 18.30 WIB, dan 20.30 WIB.
"Untuk menikmati layanan ini, peminat bisa membeli tiket seharga Rp 75 ribu melalui aplikasi TJ," ungkapnya.
Sementara itu, Bus Open Dining Jakarta akan dikenakan tarif Rp500 ribu per orang dengan kapasitas maksimal 30 penumpang.
Tarif tersebut sudah termasuk paket makan lengkap yang terdiri dari appetizer, main course, dan dessert, serta hiburan musik biola secara langsung selama perjalanan. Transjakarta menargetkan layanan ini beroperasi dua hingga tiga perjalanan setiap hari.
Menurut Welfizon, layanan Open Dining juga dapat dimanfaatkan oleh rombongan untuk berbagai kegiatan, seperti perayaan ulang tahun maupun acara lainnya.
"Ini bisa digunakan untuk rombongan juga nantinya, jadi kalau misal acara ulang tahun dan segala macam. Yang tidak kalah pentingnya adalah ini tidak hanya sekadar makan, tapi juga ada cerita sejarah tempat-tempat yang dilintasi," tandasnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)





