Rekaman video viral memperlihatkan seorang polisi ikut dalam Pacu Jalur yang digelar di Teluk Kuantan, Kuantan Mudik, Kuantan Singingi (Kuansing) Riau. Polisi berseragam dinas itu menjadi Timbo Ruang di Pacu Jalur.
Sebagai informasi, Timbo ruang dalam tradisi Pacu Jalur adalah petugas yang berada di bagian tengah perahu dengan tugas utama membuang air yang masuk ke dalam perahu serta memberikan komando atau semangat kepada para pendayung.
Adalah Bripka Asril sosok polisi yang viral tersebut. Asril adalah seorang Bhabinkamtibmas di Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuansing.
Video viral Bripka Asril menjadi Timbo Ruang ini mengundang reaksi positif dari netizen. Tak sedikit yang memuji aksi Asril mengomandoi timnya di perlombaan Pacu Jalur itu.
"Keren!," begitu pujian yang banyak ditulis netizen di kolom komentar akun Instagram.
Video tersebut diambil beberapa waktu lalu. Pacu Jalur tersebut digelar menjelang perlombaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau yang dipusatkan di Kuansing.
Bripka Asril merupakan Bhabinkamtibmas yang membina lima desa di Kecamatan Kuantan Mudik, yakni Desa Bukit Pedusunan, Desa Luai, Desa Seberang Pantai, Desa Banjar Guntung, dan Desa Rantau Sialang.
Sejak dipercaya menjadi Bhabinkamtibmas pada 2021, ia aktif mendampingi berbagai kegiatan masyarakat, termasuk tradisi Pacu Jalur yang menjadi kebanggaan Kabupaten Kuantan Singingi.
Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana juga turut menyampaikan apresiasi. Ia menyebut, viralnya Bripka Asril bukan sekadar karena ia berada di atas jalur, melainkan karena masyarakat melihat sosok polisi yang benar-benar hadir, berbaur, dan menjadi bagian dari kehidupan warga.
Menurut Hidayat, menjadi Bhabinkamtibmas berarti membangun kepercayaan. Kepercayaan itu tidak lahir hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kehadiran, kepedulian, dan keterlibatan dalam kehidupan masyarakat.
"Apa yang dilakukan Bripka Asril menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut menjaga budaya yang menjadi identitas daerah," kata Hidayat dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).
Lulusan Akpol 2007 ini mengatakan, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan tradisional, melainkan ruang yang menyatukan masyarakat. Karena itu, kehadiran anggota Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
"Kami terus mendorong seluruh Bhabinkamtibmas untuk mengenal masyarakatnya, memahami budaya lokal, serta hadir dalam setiap kegiatan positif. Semakin dekat polisi dengan masyarakat, semakin kuat pula kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban," ujarnya.
(mea/imk)





