Prabowo Tegaskan Pemerintah Tidak Anti Kritik, tapi Jangan Fitnah dan Caci Maki

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak anti kritik dan memandang kritik sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi.

Namun, dirinya mengingatkan agar kritik yang disampaikan tidak berubah menjadi fitnah maupun caci maki yang justru merusak semangat membangun bangsa.

Baca Juga :
PPATK: Perputaran Dana Judi Online di Era Prabowo Catat Penurunan Pertama
Momen Mentan Amran Bantu Korban Kecelakaan hingga Telat Hadiri Ratas dengan Prabowo

"Kita negara demokrasi. Kita tidak anti kritik. Kritik itu menyelamatkan. Tapi ada beda kritik dan caci maki. Kritik dengan fitnah itu beda," ujar dia saat memberikan pidato dalam Harlah Ke-28 PKB di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis 23 Juli 2026.

Menurut dia, pemerintah memahami bahwa kritik memiliki fungsi untuk mengoreksi jalannya pemerintahan.

Presiden RI Prabowo Subianto
Photo :
  • Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

Oleh karena itu, kritik yang disampaikan secara objektif dan konstruktif merupakan hal yang diperlukan dalam sistem demokrasi.

Presiden menegaskan pemerintah tidak akan goyah menghadapi berbagai kritik maupun serangan selama tetap bekerja di jalur yang benar dan mengutamakan kepentingan rakyat.

“Tapi enggak ada masalah. Tidak ada masalah. Kalau kita benar, kalau kita berada di jalan yang benar, kita terus akan kuat,” ucapnya.

Prabowo juga menyinggung adanya berbagai narasi yang menurutnya berupaya melemahkan kepercayaan publik terhadap kondisi Indonesia.

"Kita paham ada kampanye besar untuk kita goyah. Indonesia (disebut) akan kolaps," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga optimisme dan memberikan dukungan terhadap berbagai upaya pembangunan nasional.

Kepala Negara mengibaratkan pemerintah seperti tim yang sedang bertanding di lapangan dan membutuhkan dukungan dari masyarakat Indonesia, agar mampu meraih hasil terbaik.

"Kalau kita cinta sama satu kesebelasan, umpamanya dia lagi bertanding di lapangan, kita kan sebagai suporter, ‘Ayo, ayo, maju.’ Tapi jangan turunkan moral dong, orang lagi bertanding di situ. Nanti kamu kalah," katanya.

Prabowo menekankan perbedaan pandangan dalam demokrasi merupakan hal yang wajar.

Namun, dirinya berharap, seluruh pihak tetap mengedepankan kepentingan nasional dengan menjaga semangat persatuan, tanpa menyebarkan informasi yang tidak benar atau fitnah yang dapat memecah belah masyarakat.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus bergotong royong dan bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

Baca Juga :
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil Sebagai 'Pemimpin Kancil'
Prabowo Yakin PDIP Hatinya Sama dengan Pemerintah
Prabowo: Dukungan RI pada Kemerdekaan Palestina Tidak Bisa Ditawar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AI, "Minyak Baru" yang Akan Menentukan Masa Depan Indonesia
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Jaksa Agung Minta Kasus Febrie Adriansyah Tak Hambat Kinerja Jampidsus: Jangan Takut Menghadapi Tekanan
• 3 menit lalutvonenews.com
thumb
Marak Begal di Bandung, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah Rp50 Juta bagi Warga yang Berhasil Lumpuhkan Begal
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat, 24 Juli 2026: Leo Makin Memesona, Scorpio Berpotensi Dapat Kabar Finansial
• 4 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Cak Imin Bicara Prabowonomics: Cita-cita Arah Baru Ekonomi yang Mulai Terlihat
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.