IHSG Sesi I Anjlok 1,75% Imbas Profit Taking, TPIA, TINS, BMRI Paling Jeblok

katadata.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG anjlok 1,75% atau 110,68 poin ke level 6.234 pada perdagangan sesi pertama, Jumat (24/7). Saham konglomerat yang melonjak pada perdagangan sebelumnya ambruk berjamaah hari ini. 

Branch Manager Panin Sekuritas Pondok Indah Elandry Pratama melihat koreksi IHSG hari ini terjadi karena faktor eksternal dan domestik. Dari eksternal, harga minyak global melonjak karena memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah, sehingga menekan risk appetite investor. Sedangkan dari sisi domestik, masih ada tekanan jual asing, profit taking pada saham-saham berkapitalisasi besar dan meningkatnya ketidakpastian dari sejumlah isu domestik.

“Hal ini membuat pelaku pasar cenderung wait and see,” ujar Elandry.

Merujuk data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume transaksi perdagangan sepanjang sesi pertama mencapai 24,6 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,45 ribu kali. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 10.893 triliun dengan total nilai transaksi siang ini sebesar Rp 10,51 triliun.

Seluruh sektor yang ada di bursa parkir di zona merah. Sektor industri dasar mengalami tekanan paling dalam, turun 3,12% secara sektoral. Harga saham emiten milik Prajogo Pangestu PT Barito Pacific Tbk (BRPT) anjlok 4,47% ke Rp 1.710, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) rontok 5,99% ke Rp 2.040, PT Timah Tbk (TINS) merosot 6,23% ke Rp 3.460.

Di sektor infrastruktur, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) ambruk 5,49% ke Rp 3.440.

Adapun indeks unggulan LQ45 terpantau turun 1,66% siang ini. Harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 3,42% ke Rp 4.230, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) anjlok 6,01% ke level 172 dan PT PT Darma Henwa Tbk (DEWA) jeblok 5,08% ke Rp 448.

Berdasarkan data banyaknya nilai transaksi, saham BMRI tercatat paling banyak ditransaksikan senilai Rp 859,74 miliar, BUMI senilai Rp 834,87 miliar dan TPIA sebesar Rp 744,29 miliar.

Indeks-indeks di kawasan Asia juga ambruk berjamaah. Indeks bursa Nikkei Jepang anjlok 3,01% ke level 64.426, Shanghai Composite turun 1,2% ke level 3.830,19 sementara Hang Seng terkoreksi 1,27% ke level 24.891. 

Daftar top gainer siang ini: 
  • PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) naik 1,97% ke Rp 1.820.
  • PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 1,77% ke Rp 1.435.
  • PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) naik 1,23% ke Rp 6.175.
Daftar top loser siang ini:
  • PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) turun 8,77% ke Rp 5.200.
  • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turun 7,28% ke Rp 700.
  • PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) turun 6,8% ke Rp 685.

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Madura United Pertahankan Balotelli untuk Musim 2026/27
• 6 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Pembangunan Infrastruktur dan Optimalisasi SDM Papua Mesti Selaras
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cak Imin Sebut Ada 108 UU Harus Direvisi: Agar Kedaulatan Ekonomi Dijalankan
• 21 jam laludetik.com
thumb
Kasat Narkoba Polres Gowa Tindaki Anggotanya yang Terlibat Penganiayaan Warga Sipil
• 14 jam laluterkini.id
thumb
Prabowo Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina Tak Bisa Ditawar
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.