Polisi Pastikan Pelat Alphard yang Sopirnya Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Palsu

kompas.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi memastikan pelat nomor D 1828 XHQ yang terpasang pada mobil Toyota Alphard hitam saat terlibat cekcok dengan seorang satpam di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, adalah palsu.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani membenarkan temuan terkait ketidaksesuaian identitas kendaraan mewah tersebut setelah dilakukan pengecekan.

"Iya, (pelat nomor Alphard) terdeteksi palsu," ucap Ojo saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat (24/7/2026).

Baca juga: Pramono Minta Satpam Bundaran HI Tak Dipecat, Dia Bertugas dengan Baik, Justru Alphard yang Melanggar

Menindaklanjuti temuan tersebut, polisi memastikan akan menjatuhkan sanksi tilang terhadap pengemudi Alphard atas dua pelanggaran lalu lintas.

"Sementara untuk penilangan dikenakan tilang pelanggaran marka jalan dan penggunaan pelat yang tidak sesuai," jelas Ojo.

Namun, Ojo mengakui pihaknya saat ini masih berupaya melacak keberadaan pengemudi dan pemilik lantaran pelat nomor palsu yang digunakan membuat identitas dan alamat aslinya tidak terdeteksi.

Baca juga: Pramono Minta Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Disanksi

"Pihak Alphard juga akan dipanggil pasti, tapi saat ini kami masih mencari alamatnya," kata Ojo.

Sementara itu, saat ini Ojo menyebut telah menjadwalkan pemanggilan terhadap satpam bernama Victor Harefa yang terlibat dalam perselisihan tersebut pada Senin (27/7/2026) untuk melakukan klarifikasi.

"Jadi Subdit Gakkum akan memanggil satpam tersebut untuk dipanggil klarifikasi," tuturnya.

Baca juga: Pramono Bela Satpam Bundaran HI yang Tegur Sopir Alphard, Saya Minta Tak Dipecat

Adapun, sebelumnya banyak warganet di media sosial yang mengaku mendapat hasil penelusuran bahwa plat nomor kendaraan yang digunakan mobil Alphard tersebut diduga palsu.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com melalui situs resmi Badan Penerimaan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat, plat nomor D 1828 XHQ tercatat bukanlah mobil Toyota Alphard berwarna hitam seperti dalam video.

Dalam data Bapenda Jabar, plat nomor tersebut teregistrasi sebagai kendaraan mobil Daihatsu berwarna silver metalik.

Baca juga: Pengakuan Satpam di Bundaran HI: Dimaki hingga Sujud Minta Maaf ke Sopir Alphard yang Melanggar

Akan Dikonfrontir

Ojo juga menyebut ia akan memanggil kedua belah pihak untuk menggali keterangan terkait insiden yang sempat viral tersebut.

"Iya saat ini rencananya Subdit Gakkum akan memanggil ya pemilik Alphard-nya, meminta keterangan kejadian tersebut. Termasuk security-nya juga akan dipanggil, dikonfrontir kami mintai keterangan bersama-sama," ujar Ojo saat dihubungi melalui panggilan telepon, Kamis (23/7/2026).

Sebelumnya diberitakan, Video yang memperlihatkan keributan di kawasan Halte Transjakarta Bundaran HI, Jakarta Pusat, viral di media sosial pada Rabu (22/7/2026).

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Pengakuan Satpam di Bundaran HI: Dimaki hingga Sujud Minta Maaf ke Sopir Alphard yang Melanggar


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Negara Teluk Ramai-ramai Kutuk Serangan Iran
• 14 jam laludetik.com
thumb
Indonesia Mendesak DK PBB Perkuat Pencegahan Konflik dan Libatkan Organisasi Kawasan sebagai Mitra Utama Perdamaian
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Harga Minyak Tembus US$100 Lagi, Bursa Asia Kompak Melemah
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
TNI Tembak Mati Seorang Anggota OPM di Pegunungan Bintang
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.