Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) meminta Institut Kesenian Jakarta (IKJ) agar memperluas pembinaan seni kepada masyarakat hingga tingkat kelurahan untuk memperkuat ekosistem seni dan ekonomi kreatif.
"Saya berharap IKJ memiliki laboratorium seni di kelurahan sehingga pembinaan kepada masyarakat bisa berjalan secara berkelanjutan," kata Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Pusat Denny Ramdany saat membuka Festival Kali Pasir 2026 di Kampus IKJ, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat.
Dia mengatakan potensi seni yang dimiliki IKJ dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, mulai dari pengembangan produk Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM,) seni rupa, hingga industri kreatif berbasis digital, seperti produksi konten.
Menurut dia, pembinaan tersebut dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus membantu mengurangi angka pengangguran, terutama menjelang bonus demografi pada 2030.
"Generasi muda harus memiliki kemampuan dan keterampilan. Potensi yang dimiliki IKJ bisa dikembangkan bersama masyarakat agar memberi manfaat ekonomi," ujar Denny.
Baca juga: IKJ libatkan warga empat kelurahan dalam Festival Kali Pasir 2026
Dia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkolaborasi dalam memajukan seni dan budaya di Jakarta Pusat.
Di sisi lain, dia menyebutkan Festival Kali Pasir merupakan contoh kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, pelaku usaha, media, dan komunitas yang dapat terus dikembangkan.
Seperti diketahui, Festival Kali Pasir 2026 merupakan penyelenggaraan kedua yang digagas oleh IKJ bekerja sama dengan Yayasan Seni Budaya Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Tahun ini, panitia melibatkan langsung warga di empat kelurahan, yakni Cikini, Kebon Sirih, Kwitang, dan Kenari melalui pertunjukan seni, karnaval, diskusi buku, pemutaran film, lokakarya kolaboratif, donor darah, bazar UMKM, pertunjukan musik, serta berbagai aktivitas partisipatif yang melibatkan masyarakat lainnya
Kolaborasi warga juga ditampilkan melalui pertunjukan lenong yang dimainkan bersama mahasiswa IKJ dan masyarakat Kali Pasir.
"Kegiatan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga melalui kolaborasi antara IKJ dan pemerintah di tingkat kelurahan," tutur Denny.
Baca juga: Rano Karno sebut seni punya peran penting bentuk identitas kota
Baca juga: Jakarta Kota Sinema, IKJ komit wujudkan dengan perkuat kolaborasi
"Saya berharap IKJ memiliki laboratorium seni di kelurahan sehingga pembinaan kepada masyarakat bisa berjalan secara berkelanjutan," kata Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Pusat Denny Ramdany saat membuka Festival Kali Pasir 2026 di Kampus IKJ, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat.
Dia mengatakan potensi seni yang dimiliki IKJ dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, mulai dari pengembangan produk Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM,) seni rupa, hingga industri kreatif berbasis digital, seperti produksi konten.
Menurut dia, pembinaan tersebut dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus membantu mengurangi angka pengangguran, terutama menjelang bonus demografi pada 2030.
"Generasi muda harus memiliki kemampuan dan keterampilan. Potensi yang dimiliki IKJ bisa dikembangkan bersama masyarakat agar memberi manfaat ekonomi," ujar Denny.
Baca juga: IKJ libatkan warga empat kelurahan dalam Festival Kali Pasir 2026
Dia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkolaborasi dalam memajukan seni dan budaya di Jakarta Pusat.
Di sisi lain, dia menyebutkan Festival Kali Pasir merupakan contoh kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, pelaku usaha, media, dan komunitas yang dapat terus dikembangkan.
Seperti diketahui, Festival Kali Pasir 2026 merupakan penyelenggaraan kedua yang digagas oleh IKJ bekerja sama dengan Yayasan Seni Budaya Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Tahun ini, panitia melibatkan langsung warga di empat kelurahan, yakni Cikini, Kebon Sirih, Kwitang, dan Kenari melalui pertunjukan seni, karnaval, diskusi buku, pemutaran film, lokakarya kolaboratif, donor darah, bazar UMKM, pertunjukan musik, serta berbagai aktivitas partisipatif yang melibatkan masyarakat lainnya
Kolaborasi warga juga ditampilkan melalui pertunjukan lenong yang dimainkan bersama mahasiswa IKJ dan masyarakat Kali Pasir.
"Kegiatan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga melalui kolaborasi antara IKJ dan pemerintah di tingkat kelurahan," tutur Denny.
Baca juga: Rano Karno sebut seni punya peran penting bentuk identitas kota
Baca juga: Jakarta Kota Sinema, IKJ komit wujudkan dengan perkuat kolaborasi





