Jakarta, VIVA – Memiliki rumah sendiri masih menjadi impian banyak masyarakat Indonesia, baik bagi pasangan muda yang ingin membeli hunian pertama maupun investor yang mencari peluang properti. Namun, di tengah banyaknya pilihan proyek dan skema pembiayaan yang tersedia, calon pembeli sering kali membutuhkan informasi yang lengkap agar dapat mengambil keputusan dengan lebih yakin.
Menjawab kebutuhan tersebut, BRI x REI Expo Semarang 2026 hadir sebagai ajang yang mempertemukan masyarakat dengan berbagai pilihan properti dari developer terpercaya sekaligus menawarkan solusi pembiayaan melalui BRI KPR. Berlangsung di Queen City Semarang, expo ini memberikan kemudahan bagi pengunjung untuk mencari hunian maupun properti investasi dalam satu lokasi.
Tak hanya menghadirkan beragam proyek properti, pengunjung juga dapat memanfaatkan berbagai promo BRI KPR yang dihadirkan. Program promo ini berlangsung hingga 2 Agustus 2026, sehingga dapat menjadi momentum bagi masyarakat yang sedang merencanakan pembelian properti.
Promo BRI KPR dengan Pilihan Skema Bunga yang Fleksibel
Salah satu daya tarik utama dalam BRI x REI Expo Semarang 2026 adalah hadirnya berbagai promo BRI KPR yang dirancang untuk membantu masyarakat mewujudkan kepemilikan rumah dengan lebih ringan. Melalui program ini, calon nasabah dapat menikmati berbagai penawaran menarik yang berlaku hingga 2 Agustus 2026.
Promo yang ditawarkan meliputi:
- Suku bunga mulai 1,75% fixed 1 tahun untuk memberikan kemudahan di awal masa kredit.
- Bebas biaya provisi, sehingga dapat mengurangi biaya awal saat pengajuan KPR.
- Bebas biaya administrasi, membuat proses pengajuan pembiayaan menjadi lebih hemat.
Selain promo tersebut, BRI juga menawarkan beragam pilihan skema bunga yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan rencana keuangan nasabah, antara lain:
- 1,75% fixed 1 tahun.
- 3,00% fixed 3 tahun.
- 3,40% fixed 5 tahun.
- 4,50% fixed 10 tahun.
Bagi masyarakat yang menginginkan perencanaan cicilan jangka panjang yang lebih fleksibel, BRI juga menyediakan skema bunga berjenjang dengan pilihan tenor 10 tahun, 15 tahun, hingga 20 tahun.
Dengan beragam pilihan tersebut, calon debitur dapat menentukan skema pembiayaan yang paling sesuai dengan kemampuan finansial dan rencana kepemilikan properti. Fleksibilitas ini diharapkan membantu masyarakat mengelola cicilan secara lebih terencana, baik untuk membeli rumah pertama maupun properti investasi.





