CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kakanwil DJP Sulselbartra, Imanul Hakim, menyebut pendiri Bosowa Corporation, HM Aksa Mahmud, sebagai salah satu pengusaha yang dapat menjadi teladan dalam kepatuhan membayar pajak.
Penilaian tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulselbartra) Imanul Hakim usai melakukan silaturahmi dengan Aksa Mahmud di Lantai 23 Menara Bosowa, Makassar, Jumat (24/7) siang.
Imanul mengatakan kepatuhan pajak yang ditunjukkan Aksa Mahmud berjalan seiring dengan perkembangan bisnis Bosowa yang kini telah tumbuh menjadi perusahaan berskala nasional.
Menurut dia, hal tersebut menjadi contoh bahwa dunia usaha dapat berkembang tanpa mengabaikan kewajiban perpajakan.
"Ini perusahaan bisnis keluarga tetapi menjadi perusahaan nasional. Sangat luar biasa. Saya melihat ini sangat penting untuk pembangunan Sulawesi Selatan sendiri," kata Imanul.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya juga membahas sejumlah rencana pengembangan usaha Bosowa di berbagai daerah, termasuk di Halmahera dan Gorontalo.
Imanul menilai ekspansi bisnis tersebut berpotensi memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan penerimaan negara melalui sektor perpajakan.
Menurutnya, DJP terus mendorong para pelaku usaha untuk menjalankan bisnis yang sehat sekaligus memenuhi kewajiban perpajakan sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan nasional.
Imanul menegaskan HM Aksa Mahmud merupakan contoh pengusaha yang mampu menjaga keseimbangan antara keberhasilan bisnis dan kepatuhan terhadap aturan perpajakan.
Ia mengakui dalam dunia usaha terkadang terdapat kendala arus kas yang dapat memengaruhi waktu pembayaran pajak, namun hal tersebut berbeda dengan pelanggaran terhadap ketentuan perpajakan.
"Beberapa pengusaha mungkin bagus dalam bisnis, tetapi tidak bagus dalam pajak. Kalau sepanjang yang kami tahu, di level ini relatif bagus. Memang kadang ada persoalan cash flow sehingga pembayaran sedikit terlambat dalam kondisi tertentu, tetapi bukan berarti melanggar aturan," ujarnya.
Imanul berharap Bosowa terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi perekonomian Sulawesi Selatan maupun Indonesia.
Ia juga berharap semakin banyak pelaku usaha yang menjadikan kepatuhan pajak sebagai bagian dari tata kelola perusahaan yang baik.
"Pajak merupakan salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan. Karena itu, kami berharap semakin banyak pengusaha yang sukses dalam bisnis sekaligus patuh terhadap kewajiban perpajakan seperti yang telah dicontohkan Pak Aksa Mahmud," tutupnya.




