Gunhar Apresiasi Temuan Migas Baru, Ingatkan Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi XII DPR RI Yulian Gunhar mengapresiasi keberhasilan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menemukan tambahan produksi minyak dari Sumur Menggala South-21 yang memiliki potensi produksi awal sebesar 2.035 barel minyak per hari (BOPD).

Menurut Gunhar, keberhasilan tersebut menjadi kabar baik di tengah upaya pemerintah meningkatkan produksi migas nasional dan memperkuat ketahanan energi.

"Keberhasilan ini patut diapresiasi. Ini membuktikan potensi migas Indonesia masih besar dan kegiatan eksplorasi harus terus didorong," katanya, Kamis (23/7/2026).

Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat pemerintah mengabaikan persoalan yang masih membelit sektor hulu migas. Dia menilai kondisi di lapangan masih menunjukkan tantangan yang tidak ringan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Gunhar menyoroti tren penurunan produksi di sejumlah blok migas utama, seperti Blok Rokan dan Blok Cepu. Selain itu, berbagai gangguan infrastruktur juga dinilai turut menghambat upaya peningkatan lifting nasional.

Beberapa di antaranya, kata dia, putusnya pipa transmisi gas TGI hingga dua kali pada awal tahun, penghentian operasi ratusan rig Pertamina, kerusakan pembangkit listrik MCTN yang menopang pompa angguk, kebakaran switchgear dan transformator di fasilitas produksi, kebocoran pipa bawah laut, hingga kerusakan jaringan pipa di Aceh dan Sumatera Utara akibat bencana.

"Penemuan cadangan baru memang penting, tetapi tidak akan optimal jika fasilitas produksi dan infrastruktur migas sering mengalami gangguan. Pemerintah harus bergerak cepat memastikan keandalan infrastruktur agar produksi tidak terus terganggu," ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu meminta pemerintah bersama SKK Migas dan seluruh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fasilitas produksi migas nasional. 

Menurutnya, setiap gangguan harus segera ditangani agar tidak berdampak pada target lifting minyak dan gas.

"Ketahanan energi tidak hanya bergantung pada keberhasilan eksplorasi, tetapi juga pada kemampuan menjaga aset-aset produksi tetap andal. Karena itu, percepatan pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur harus menjadi prioritas," pungkasnya.

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tiba-tiba, Trump Kaitkan Kesepakatan Nuklir Arab Saudi dengan Israel
• 9 jam laludetik.com
thumb
14 Korban KM Nurul Salsa Tenggelam Masih Dicari, Jenazah Ketiga Belum Teridentifikasi
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Hari Anak Nasional dan Krisis Ruang Aman yang Belum Berakhir
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Ada Demo di 4 Titik Jakarta, 687 Polisi Disiagakan
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
Rugi Emas Lebih Sakit dari Untungnya? Psikolog Sebut Itu Bukan Lebay, Ini Penyebabnya
• 11 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.