Sekuriti kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Fiktor Harefa, mendatangi Polsek Metro Menteng didampingi kuasa hukumnya, Wiradarma Harefa, pada Jumat (24/7).
Kedatangan mereka dilakukan setelah mendapat informasi bahwa pengemudi Toyota Alphard yang terlibat perselisihan dengannya telah berada di kantor polisi.
Kuasa hukum Fiktor, Wiradarma Harefa, mengatakan pihaknya diundang oleh penyidik untuk menghadiri pertemuan yang difasilitasi Polsek Metro Menteng.
"Iya, tadi kami dapat informasi dari penyidik, Kanit, bahwa kami diundang ke sini untuk datang karena memang si pengemudi itu sudah ada di sini. Dan Kanit mau memfasilitasi untuk dilakukan, apakah itu dimediasi atau yang lain, kita lihat dulu seperti apa nanti. Oke, begitu. Kita baru datang ini," kata Wiradarma kepada wartawan di Mapolsek Metro Menteng, Jumat (24/7).
Sementara itu, Fiktor mengaku baru tiba dari tempat kerjanya untuk memenuhi undangan tersebut.
"Masih. Ini tadi saya datang dari lokasi," ujar Fiktor.
Ketika ditanya harapannya dalam pertemuan dengan pengemudi Alphard, Fiktor mengatakan ia ingin mendapatkan perlakuan yang sama seperti yang dialaminya saat insiden terjadi.
Saat didalami mengenai kabar yang beredar bahwa dirinya sempat diminta bersujud dan mencium tangan pengemudi Alphard, Fiktor memberikan penjelasan.
"Kalau sujud itu, itu kemauan saya sendiri karena saya udah ketakutan, udah emosi, sama otak saya itu juga sudah terganggu kemarin," ujarnya.
Usai memberikan keterangan singkat kepada awak media, Fiktor bersama kuasa hukumnya langsung memasuki ruang Polsek Metro Menteng untuk mengikuti proses yang difasilitasi penyidik.





