Pantau - FIBA 3x3 Batam Challenger 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Engku Putri, Kota Batam, Kepulauan Riau, pada 25-26 Juli menjadi ajang perebutan tiga tiket menuju FIBA 3x3 World Tour Malaga 2026 di Spanyol yang dijadwalkan berlangsung pada 10-11 Oktober.
Sebanyak 16 tim ambil bagian dalam turnamen tersebut, termasuk enam tim yang harus lebih dulu melalui babak kualifikasi untuk memperebutkan tempat di fase utama.
Batam menjadi seri Challenger ke-12 musim ini sekaligus salah satu jalur penting bagi tim-tim peserta untuk mengamankan tiket ke World Tour Malaga.
Unggulan pertama ditempati tim Ub dari Serbia yang kembali difavoritkan berkat performa solid mereka dengan Filip Kaluderovic sebagai pemain andalan dalam upaya meraih gelar Challenger ketiga musim ini.
Tim Miami dari Amerika Serikat yang dipimpin Henry Caruso juga kembali tampil setelah hampir sebulan tidak bertanding.
Persaingan turut diramaikan Antwerp dari Belgia yang mengandalkan Jonas Foerts, Ulaanbaatar MMC Energy dari Mongolia bersama Anand Ariunbold, DeQing dari China yang diperkuat Guim Exposito, Valencia Basket dari Spanyol dengan Carlos Martinez, Taipei WanBao dari Taiwan bersama Leo Branquinho, serta Shinjuku SS dari Jepang yang dipimpin Samuel Sekiguchi.
Indonesia menurunkan tiga wakil dalam turnamen tersebut, yakni Waisai, Balige, dan Ambon.
Waisai tergabung di Grup A bersama Ub dan Kaunas VDU dari Lithuania, sedangkan Balige menghuni Grup B bersama Miami dan Liberec dari Republik Ceko.
Sementara itu, Ambon akan memulai perjuangan dari babak kualifikasi Grup B bersama Taipei WanBao dan Kharkhorum dari Mongolia.
FIBA 3x3 menyebut hanya tiga tim terbaik, yakni juara, runner-up, dan peringkat ketiga, yang berhak lolos ke World Tour Malaga sehingga setiap pertandingan akan menjadi penentu langkah menuju kompetisi tertinggi bola basket 3x3 dunia.




