JAKARTA, DISWAY.ID - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menegaskan posisinya sebagai pemilik armada land rig terbesar di Asia Tenggara sekaligus memperkuat perannya sebagai penyedia solusi pengeboran terintegrasi (one stop drilling solution) untuk mendukung ketahanan energi nasional dan ekspansi bisnis di pasar internasional.
Hal itu disampaikan Vice President Corporate Secretary & Legal Counsel Pertamina Drilling, Himawan Djatmiko, saat ditemui awak media di Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.
Menurut Himawan, Pertamina Drilling merupakan bagian dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina yang berperan sebagai penyedia jasa pengeboran dan layanan pendukung bagi seluruh regional Subholding Upstream maupun pasar non-captive.
BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Terus Optimalkan Distribusi BBM, Antrean di SPBU Medan Mulai Kembali Normal
"Kami adalah land rig owner terbesar di Asia Tenggara, dengan 53 unit rig onshore berkapasitas 150 HP hingga 2.000 HP yang siap mendukung berbagai kebutuhan pengeboran," ujar Himawan.
Selain armada land rig tersebut, Pertamina Drilling saat ini mengoperasikan total 58 unit rig, yang terdiri atas 53 land rig, tiga jack-up rig melalui strategic alliance, serta dua offshore workover rig berkapasitas 550 HP.
Himawan mengatakan, sebagai salah satu perusahaan jasa hulu migas terbesar di Indonesia, Pertamina Drilling tidak hanya menyediakan armada rig, tetapi juga menghadirkan layanan pengeboran yang terintegrasi.
"Sebagai salah satu penyedia jasa upstream terkemuka di Indonesia, kami menghadirkan solusi pengeboran terintegrasi melalui layanan one stop drilling solution, IPM (Integrated Project Management)" katanya.
BACA JUGA:Selamat, Pertamina NRE Terima Dividen dari CREC Filipina setelah Tahun Lalu Akusisi 20 Persen Saham
Layanan tersebut didukung lebih dari 110 layanan associated drilling dan non-rig services, mulai dari directional drilling, cementing, mud logging, fishing, hydraulic fracturing and stimulation, drilling completion fluid services, hingga plug and abandonment.
Operasional Pertamina Drilling saat ini menjangkau lima regional Subholding Upstream Pertamina, yakni Pertamina Hulu Rokan, Pertamina EP, Pertamina Hulu Indonesia, dan Pertamina EP Cepu, serta mendukung Pertamina Geothermal Energy dan Kilang Pertamina Balikpapan.
Perusahaan juga melayani pelanggan non-captive seperti ExxonMobil dan Petronas, serta memiliki aktivitas internasional bersama UZMA di Malaysia dan Drilling Consultant di Timor Leste.
BACA JUGA:APQ Awards 2026: Inovasi Perwira Pertamina Ciptakan Bahan Bakar Pesawat dari Minyak Jelantah
Di bidang pengembangan sumber daya manusia, Pertamina Drilling juga memiliki Indonesia Drilling Training Center (IDTC) di Indramayu yang menjadi satu-satunya pusat pelatihan pengeboran di Indonesia yang dilengkapi real rig 150 HP sebagai simulator.
Fasilitas tersebut telah dimanfaatkan peserta dari Tanzania, Namibia, Timor Leste, hingga Medco Energi.
- 1
- 2
- »





