Panglima Kogabwilhan III Beberkan Kronologi Kontak Senjata dengan OPM, Satu Orang Tewas

okezone.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa tindakan tegas yang dilakukan prajurit TNI terhadap anggota kelompok bersenjata OPM di Papua, merupakan respons atas serangan yang mengancam keselamatan personel saat menjalankan misi kemanusiaan mengevakuasi korban pembunuhan.

Menurut Lucky, insiden tersebut terjadi ketika Satgas TNI tengah mengevakuasi jenazah pasangan suami istri, Yantinus Kogoya yang dikenal dengan panggilan Kumis Tua, beserta istrinya, yang diduga menjadi korban pembunuhan oleh kelompok OPM.

Baca Juga :
Tragis! 3 Warga Tewas Ditembak KKB di Yahukimo, 2 Korban Perempuan

"Syukur Alhamdulillah, proses evakuasi jenazah pasangan suami istri, Bapak Kumis Tua Kogoya beserta istrinya yang tewas dengan kondisi mengenaskan dapat dilaksanakan. Dalam rapat evaluasi operasi Kogabwilhan III yang dihadiri Satgas Operasi Damai Cartenz Polri, kami mengapresiasi keberhasilan Satgas TNI mengevakuasi kedua jenazah tersebut," ujar Lucky dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).

Ia menjelaskan, selama proses evakuasi berlangsung, personel Satgas TNI mendapat serangan bersenjata dari kelompok OPM. Pasukan kemudian melakukan tindakan balasan dan pengejaran terhadap kelompok tersebut hingga ke wilayah perbatasan Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Boven Digoel.

Baca Juga :
Anggota Satgas Damai Cartenz Brigadir Fredi Gugur Diduga Dianiaya KKB di Yahukimo 

"Saat hendak ditangkap di sekitar Kampung Kali Fis, Distrik Awingbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, kelompok OPM tiba-tiba menembak personel TNI dengan membabi-buta, sehingga Satgas TNI mengambil tindakan tegas berdasarkan undang-undang serta peraturan yang berlaku, serta Rules of Engagement (ROE), untuk memastikan tindakan yang kami lakukan tepat dan menjunjung tinggi hukum dan HAM," kata Lucky.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Perempat Final China Open Hari Ini: Jonatan Main Pagi, Putri hingga Fajar/Fikri Sore Hari
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Wall Street Ditutup Anjlok, Saham-saham Teknologi Jadi Beban
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
HUT Kemerdekaan, antara Harapan Penjual Bendera dan Kemeriahan Kota
• 7 jam lalukompas.id
thumb
Emas vs Perak, Mana yang Layak Dibeli di 2026? Simak Perbandingannya
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Pelajar SMP di Bojonegoro Jadi Korban Pelecehan di Dalam Angkot, Polisi Selidiki
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.