JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memperpanjang masa pendaftaran Seleksi Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas untuk memberikan kesempatan kepada aparatur sipil negara (ASN) mengikuti proses seleksi.
Perpanjangan masa pendaftaran tersebut ditetapkan melalui Surat Sekretaris Jenderal Nomor S-452/SJ/2026 tanggal 23 Juli 2026 tentang Perpanjangan Masa Pendaftaran Seleksi ASN Karier Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah.
"Berdasarkan ketentuan terbaru, batas akhir pendaftaran yang semula ditetapkan pada 22 Juli 2026 diperpanjang hingga 5 Agustus 2026," ujar Sekretaris Jenderal Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho, dalam keterangan resmi, Jumat (24/7/2026).
Baca juga: Menhaj Peringatkan 261 PNS Baru Kemenhaj: Kita Tidak Main-main dengan Haji
Seleksi dilaksanakan melalui ASN Karier Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai implementasi sistem merit dalam manajemen ASN yang menjunjung tinggi profesionalisme, objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas.
"Kemenhaj berupaya memastikan setiap jabatan diisi oleh ASN yang memiliki kompetensi, kualifikasi, integritas, dan rekam jejak sesuai," ujar dia.
Teguh mengatakan, perpanjangan masa pendaftaran dilakukan untuk mengoptimalkan partisipasi ASN di lingkungan Kemenhaj.
Proses seleksi dapat menghasilkan pejabat administrator dan pengawas yang mampu mendukung transformasi kelembagaan Kemenhaj.
"Dengan semakin banyak kandidat yang berkualitas, kami berharap dapat menghasilkan pejabat administrator dan pengawas yang profesional, berintegritas, adaptif, serta mampu menjawab tantangan organisasi ke depan," ujar Teguh.
Baca juga: Dilema Tragis ASN: Jabatan Melayang atau Masuk Penjara
Seluruh pimpinan unit kerja di lingkungan Kemenhaj diminta untuk mendorong pegawai yang memenuhi persyaratan agar memanfaatkan kesempatan tersebut dan mengikuti proses seleksi.
"Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara bersih, transparan, objektif, dan akuntabel dengan menolak segala bentuk suap, gratifikasi, konflik kepentingan, maupun praktik lain," ujar dia.
Kemenhaj berharap dapat menghadirkan pemimpin-pemimpin yang kompeten meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, utamanya untuk jemaah haji dan umrah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




