TANGSEL, DISWAY.ID-- Motif tewasnya anggota TNI di Kelapa Dua, Tangerang akhirnya berhasil diungkap oleh pihak Kepolisian.
Dalam keterangannya, Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan mengatakan peristiwa bermula ketika para pelaku memesan empat porsi sate taichan di sebuah gerai.
BACA JUGA:Sosok Anggota TNI AD Prada Arif Budi Sampurna Tewas Dibunuh di Tangerang, Korban Alami 10 Luka Tusukan
Korban kemudian terlibat adu mulut dengan para pelaku karena persoalan antrean.
Menurut keterangan saksi, korban merupakan pelanggan penjual sate tersebut. Dalam satu porsi sate terdapat 10 tusuk, yang kemudian menjadi bagian dari perdebatan hingga memicu emosi salah satu pelaku.
"Motifnya salah paham berawal karena rebutan antrean sate taichan, cekcok dan tersangka S memukul korban lebih dulu," katanya kepada awak media, Jumat 24 Juli 2026.
BACA JUGA:Kasus TNI Tewas di Tangerang Memanas, Total Sudah Ada 7 Tersangka
Wira juga mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk korban yang sempat bersama rekan-rekannya sebelum kejadian serta penjual sate taichan yang berada di lokasi.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 458, Pasal 262, dan Pasal 466 ayat (3) KUHP, dengan ancaman hukuman berat sesuai peran masing-masing dalam tindak pidana tersebut.
Sebelumnya, Tersangka kasus tewasnya anggota TNI di Kepala Dua, Tangerang kini bertambah.
Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan mengatakan total ada tujuh orang yang ditetapkan tersangka saat ini.
BACA JUGA:4 Pelaku Pembunuhan Anggota TNI di Tangerang Dibekuk, Polisi Beberkan Peran Para Tersangka
"Tujuh tersangka, kemarin empat, sekarang nambah tiga," katanya kepada disway.id, Rabu 22 Juli 2026.
Diketahui, tiga orang sebelumnya kembali diamankan Satreskrim Polres Tangerang Selatan dalam dugaan pembunuhan anggota TNI Angkatan Darat berinisial ABS yang ditemukan tewas di kawasan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Wira menerangkan sebelumnya ketiga orang tersebut masih saksi.
- 1
- 2
- »





