Sering Mood Swing Jelang Menstruasi? dr Zaidul Akbar Ungkap Kaitan Semangkuk Bakso dan Keseimbangan Hormon

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Siapa yang bisa menolak kenikmatan bakso? Makanan khas Indonesia yang identik dengan rasa gurih dan pedas ini ternyata menyimpan risiko bagi tubuh.

Namun, menurut dr. Zaidul Akbar, kebiasaan menyantap semangkuk bakso berpotensi mengganggu kesehatan hingga kesuburan wanita. 

Baca Juga :
Suka Makan Gorengan tapi Ingin Tetap Sehat? Begini Tips Sehat dari dr Zaidul Akbar
Benarkah Makan 3 Kali Sehari itu Baik? Ternyata Kebiasaan ini Bisa Memicu Timbulnya Penyakit

Kandungan lemak tinggi serta bahan pengawet di dalamnya dinilai dapat berdampak negatif pada siklus menstruasi dan organ reproduksi secara keseluruhan. 

"Saya kadang-kadang prihatin gitu kan lihat ibu-ibu gitu atau mbak-mbak pinggir jalan makan maaf bakso, mie ayam segala macam dia nggak sadar," ungkap dr Zaidul Akbar.

"Dia rutinkan kayak begitu terus-menerus susah punya keturunan nanti serius. Karena apa, karena banyak sekali masalah di makanan tadi," sambungnya.

dr. Zaidul Akbar menambahkan bahwa makanan pedas berpotensi memberi dampak buruk pada siklus menstruasi wanita.

"Khususnya wanita yang mensnya bermasalah. Bermasalah itu ada beberapa jenis, ada tiga, saya coba rangkum, pertama nyeri yang berlebihan, kemudian waktu yang pro-long makin lama, yang ketiga darahnya berlebihan," jelas dr Zaidul Akbar.

"Jadi kalau sudah tiga indikator mens ini terjadi maka coba cek list di makanannya apa yang dimakan tiap hari," tambahnya.

Ilustrasi gangguan menstruasi
Photo :
  • topntp26 dari Freepik

Menurut beliau, hal ini tak lepas dari kondisi pencernaan, sebab bermacam penyakit umumnya bersumber dari usus yang tidak sehat.

"Semua yang tadi saya katakan asal muasalnya berasal dari usus. Kalau ususnya benar baik, karena 80% sistem imun kita dibuat di usus," kata dr Zaidul Akbar.

Walaupun ada risikonya, dr. Zaidul Akbar tidak melarang total konsumsi bakso, asalkan hanya dilakukan sesekali dan dibarengi pola makan sehat.

"Kalau sekali-kali silahkan, sedikit-sedikit silahkan, tapi 80% habitnya kita lebih banyak yang sehat," tegasnya.

Beliau menekankan bahwa makanan yang dikonsumsi seorang wanita sangatlah penting, karena setiap asupan akan berpengaruh pada pembentukan gen dalam tubuhnya.

"Yang anda konsumsi itu akan membentuk gen, jadi kalau mau hidup jauh lebih baik, maka mulai sekarang benerin gen-nya," terang praktisi kesehatan itu.

Dr. Zaidul Akbar menekankan bahwa gen bisa diperbaiki melalui konsumsi tinggi makanan yang mengandung antioksidan, seperti buah dan sayur. 

Baca Juga :
Di Balik Lezatnya Nasi Goreng, Waspadai Bahan yang Dianggap Jadi Pemicu Penyakit
Takut Makanan Jadi Kurang Sehat? Ternyata Begini Aturan Aman Konsumsi Garam
Atur Pola Makan dan Konsumsi Makanan ini, Seketika Perut Buncit Kembali Rata

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bayah dan Pesona Pantai-Pantainya: Destinasi yang Layak Masuk Daftar Liburan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Komisi III Minta Tersangka Pencabulan Murid di Tanjung Balai Dihukum Setimpal
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
[FULL] Basarnas soal Pencarian Korban KM Nurul Salsa yang Tenggelam di Selayar, 14 Masih Dicari
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Nezar: AI dan "blockchain" bisa cegah kebocoran perdagangan nasional
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
6 Cara Melindungi Lapisan Kulit dari Polusi dan Urban Stress
• 6 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.