Paspampres Menggelar Latihan Khusus Hadapi Ancaman Bom dan Drone untuk Perkuat Pengamanan Presiden

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Prajurit Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menggelar latihan khusus untuk mengasah kemampuan personel dalam melindungi presiden dari ancaman senjata fisik berupa bom maupun serangan drone di Markas Komando Paspampres, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026).

Komandan Paspampres Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha menjelaskan latihan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap VVIP.

Latihan Ballistic Blanket dan Anti-Drone

Dalam latihan penggunaan Ballistic Blanket, para prajurit menguji perlengkapan pelindung antipeluru untuk menahan tembakan guna mendukung pelaksanaan tugas pengamanan VVIP.

"Pada latihan penggunaan Ballistic Blanket, para prajurit menguji perlengkapan khusus pelindung peluru dalam menahan tembakan guna mendukung pelaksanaan tugas Pengamanan VVIP," kata Edwin.

Selain itu, personel juga mengasah kemampuan menggunakan peralatan Anti-Drone untuk melumpuhkan pesawat nirawak yang berpotensi menyerang menggunakan ledakan maupun proyektil.

Bomb Blanket Jadi Perlindungan Terakhir VVIP

Dalam materi latihan Bomb Blanket, prajurit berlatih menggunakan perlengkapan khusus sebagai perlindungan terakhir bagi VVIP apabila terjadi ancaman ledakan.

"Sedangkan untuk materi Bomb Blanket, prajurit berlatih menggunakan perlengkapan tertentu sebagai pelindung terakhir bagi VVIP dengan menjadikan tubuh sendiri sebagai perisai hidup untuk meredam dampak ledakan," ujarnya.

Pada skenario tersebut, prajurit mempraktikkan penggunaan Bomb Blanket sambil menjadikan tubuh mereka sebagai perisai hidup untuk mengurangi dampak ledakan terhadap VVIP.

Seluruh rangkaian latihan berlangsung aman dan lancar sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.

Paspampres memastikan latihan serupa akan dilaksanakan secara rutin untuk terus mengasah kemampuan personel dalam menghadapi berbagai potensi ancaman.

"Ini menjadi bukti kuatnya komitmen kami dalam menjalankan tugas negara," ujar Edwin.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertamina Patra Niaga Bersama Pemkab dan Polres Bangka Selatan Optimalkan Penyaluran BBM Subsidi
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Jurgen Klopp Resmi Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Jerman, Pimpin Der Panzer hingga 2030
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Ombudsman Tegaskan Pemenuhan Hak Anak Jadi Indikator Utama Keberhasilan Pelayanan Publik
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Rupiah Kembali Dekati Rp 18.000 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
4.400 Buruh Jatim Berpotensi Kena PHK, Emil Pastikan Pemprov Lindungi Hak Pekerja
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.