REPUBLIKA.CO.ID, MOROWALI, – Kepolisian Resor (Polres) Morowali tengah memburu pelaku perampokan di sebuah agen layanan perbankan BRILink di Desa Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (23/7) sekitar pukul 10.43 Wita itu mengakibatkan seorang penjaga kios berinisial S (24) mengalami luka sayatan akibat senjata tajam.
Wakapolres Morowali Kompol I Nyoman Raka Arya Wiyasa membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa korban saat ini masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Bahomotefe, sementara pelaku masih dalam pengejaran intensif aparat kepolisian.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban S sedang berada seorang diri di dalam kios BRILink yang berlokasi di depan Puskesmas Bahomotefe. Tiba-tiba, seorang pria tak dikenal masuk dan langsung menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam.
Akibat serangan brutal tersebut, korban mengalami sejumlah luka sayatan di tubuhnya. Setelah melumpuhkan korban, pelaku dengan cepat menguasai uang tunai yang tersimpan di dalam laci kios sebelum melarikan diri.
"Pelaku berhasil menguasai uang sekitar Rp15 juta, lalu langsung melarikan diri," ujar Kompol Nyoman saat dikonfirmasi, Jumat.
.rec-desc {padding: 7px !important;} Penyelidikan dan Imbauan
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk mengungkap identitas pelaku. Hingga saat ini, pelaku masih dalam tahap penyelidikan intensif.
Selain memburu pelaku, Polres Morowali juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemilik agen layanan perbankan, untuk meningkatkan sistem keamanan di tempat usahanya. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah terulangnya tindak kriminal serupa.
"Misalnya dengan memasang terali besi atau pengaman lainnya, sehingga kesempatan pelaku melakukan tindak kejahatan dapat diminimalkan," tutur Nyoman.