IRBIL, KOMPAS.TV — Drone yang membawa bahan peledak menargetkan sebuah kota di Irak utara tempat pasukan Amerika Serikat (AS) ditempatkan. Sirine tanda bahaya pun berbunyi di Bahrain pada Jumat (24/7/2026), beberapa jam setelah militer Amerika mengatakan telah menyelesaikan serangan malam ke-13 terhadap Iran.
Seperti dikutip dari The Associated Press, pasukan yang dipimpin AS menembak jatuh lima drone bermuatan bahan peledak pada hari di atas kota Irbil. Namun hingga kini, tidak ada laporan cedera atau kerusakan akibat serangan itu.
Setidaknya terdengar tujuh ledakan di kota itu, yang merupakan ibu kota wilayah Kurdi semi-otonom Irak. Selain itu, terlihat empat kepulan asap hitam naik dari daerah dekat atau di dalam pangkalan di bandara kota yang menampung pasukan AS.
Kantor Berita Irak melaporkan, penerbangan masih berlanjut seperti biasa di bandara setempat.
Sejumlah kecil penasihat militer AS ditempatkan di Irak, banyak di antaranya di kota Irbil. Garda Revolusi Iran mendesak warga di negara-negara tetangga untuk menjauhi pangkalan yang ditempati pasukan Amerika.
Baca Juga: Militer AS Akhirnya Angkat Kaki dari Irak, Trump: Kami Tidak Lagi Perlu Tentara di Sana
Garda Revolusi mengatakan telah menargetkan pangkalan AS di Udairi, Kuwait, membakar tiga gudang amunisi dan penyimpanan serta menghancurkannya. Mereka juga mengklaim telah menyerang menara pengawas Armada Kelima Angkatan Laut AS, yang berbasis di Bahrain, yang menurut mereka mengalami kerusakan.
Komando Pusat AS tidak menanggapi pertanyaan tentang klaim tersebut. Namun demikian, Bahrain mengatakan telah mencegat dan menembak jatuh serangan udara Iran pada hari Jumat, tetapi tidak mengatakan apakah ada korban jiwa atau kerusakan.
Sementara itu, angkatan bersenjata Yordania mengatakan telah menembak jatuh tujuh rudal Iran dan enam drone pada hari Jumat.
Sedangkan serangan AS menghantam pangkalan angkatan laut Garda Revolusi di Iran utara. Ledakan akibat bombardir AS semalam juga dilaporkan terjadi di Pulau Qeshm Iran, yang merupakan pangkalan untuk aset angkatan laut Iran.
Penulis : Tussie Ayu Editor : Gading-Persada
Sumber : The Associated Press
- irbil
- drone serang irbil
- pasukan AS di Irak
- konflik as iran
- selat hormuz





