MUI Usulkan Pembentukan Danantara Syariah untuk Konsolidasi Ekonomi Umat

suarasurabaya.net
12 jam lalu
Cover Berita

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengusulkan pembentukan Danantara Syariah untuk mengonsolidasikan potensi ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia yang selama ini dinilai masih berjalan sendiri-sendiri.

K.H Muhammad Cholil Nafis Wakil Ketua Umum MUI mengatakan, pemerintah telah membentuk Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara untuk menyatukan kekuatan ekonomi nasional. Namun, belum ada wadah khusus di dalamnya yang berfokus mengelola ekosistem ekonomi syariah.

Padahal, menurut Cholil potensi ekonomi syariah di Indonesia dinilai sangat besar, mulai dari perbankan, asuransi, pasar modal, Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS), Baitul Maal wat Tamwil (BMT), hingga dana sosial berupa zakat dan wakaf.

Cholil menyebut perputaran dana syariah di sektor pendidikan yang dikelola negara mencapai sekitar Rp930 triliun. Sementara dana yang dikelola pihak swasta disebut melebihi Rp2.000 triliun.

“Kita ingin ada yang mengkonsolidasi ekonomi ini. Ketika dikonsolidasi, maka kekuatan akan besar, cost of fund dalam proses bisnis akan lebih murah, dan kekuatannya bisa mengerjakan proyek-proyek yang lebih besar,” ujar Cholil di sela-sela Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) Ke-8 di Jakarta, Jumat.(25/7/2026) yang dikutip Antara.

MUI mengusulkan Danantara menjadi perusahaan induk utama atau superholding, sedangkan Danantara Syariah berfungsi sebagai holding khusus untuk menggerakkan ekonomi umat.

kata Cholil, ekonomi syariah memiliki karakter dan pola bisnis berbeda dengan ekonomi konvensional. Kekuatan utamanya lebih banyak bertumpu pada pembiayaan kerakyatan dan sektor konsumen di tingkat masyarakat, bukan hanya pada pasar modal maupun investasi global.

“Karena ekonomi syariah itu berbeda dengan ekonomi konvensional, punya karakter yang berbeda dan juga punya pola bisnis yang berbeda,” katanya.

K.H. Anwar Iskandar Ketua Umum MUI juga menilai pengelolaan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia belum optimal, meski mayoritas penduduknya beragama Islam.

“Ada konsep dari kami untuk lahirnya sebuah ‘Danantara Syariah Indonesia’. Kami mohon dukungan dari semua pihak dalam rangka mengoptimalkan ekonomi syariah agar terkoordinir dengan sebaik-baiknya,” kata Kiai Anwar.

MUI berharap pembentukan Danantara Syariah dapat menyatukan berbagai kekuatan ekonomi syariah, menurunkan biaya pendanaan, dan memperbesar kemampuan pembiayaan proyek. Wadah tersebut juga diharapkan menjadi penggerak baru untuk meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat perekonomian umat di Indonesia. (ant/bil/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nauli Ecoprint, UMKM Ramah Lingkungan dari Sumut
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bung Ropan Ingatkan Skuad Garuda Tak Remehkan Kamboja di Piala AFF 2026
• 35 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Berkedok Warung Kopi, Dua Pengedar Obat Keras Ditangkap di Kalideres
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Penyataan Resmi SDN Tanah Baru 3 soal Polemik Dugaan Seragam Sekolah Jadi Ladang Bisnis Dijual Rp950 Ribu Viral
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
China Open 2026: Putri Ungkap Penyebab Kekalahannya
• 20 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.