Peshawar: Sedikitnya 15 orang, termasuk 12 personel militer, dua anggota kepolisian, dan seorang mantan pejabat dinas kehutanan, tewas dalam serangan terhadap sebuah pos polisi di Distrik Tank, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, menurut pernyataan resmi militer pada Jumat, 24 Juli 2026.
Serangan terjadi pada Kamis malam ketika sebuah kendaraan bermuatan bahan peledak ditabrakkan ke dinding pembatas pos pemeriksaan polisi dalam upaya menerobos kompleks tersebut, demikian disampaikan Inter-Services Public Relations (ISPR), divisi media Angkatan Bersenjata Pakistan.
Militer Pakistan menyatakan para pelaku berafiliasi dengan Tehrik-i-Taliban Pakistan (TTP), yang oleh Islamabad disebut sebagai "Fitna Al Khwarij". Dalam pernyataannya, Pakistan juga menuduh kelompok tersebut mendapat dukungan dari India.
Namun, India belum memberikan tanggapan atas tuduhan tersebut. New Delhi sebelumnya berulang kali membantah tudingan Pakistan mengenai keterlibatan dalam aktivitas kelompok bersenjata di wilayah Pakistan.
ISPR menyatakan sebanyak 12 penyerang tewas dalam baku tembak yang terjadi setelah ledakan. Militer Pakistan juga mengatakan operasi pembersihan masih berlangsung untuk memburu anggota kelompok bersenjata lain yang diduga berada di sekitar lokasi.
Pihak berwenang belum merilis informasi lebih lanjut mengenai identitas para korban maupun kelompok yang secara resmi mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. (Kelvin Yurcel)
Baca juga: Sembilan Polisi Tewas dalam Serangan Militan di Pakistan Barat Daya




