Pantau - Delegasi diplomatik Oman tiba di Teheran untuk membahas mekanisme pelayaran melalui Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan kawasan, menurut laporan stasiun televisi Al-Alam yang mengutip sejumlah sumber.
Iran dan Oman Lanjutkan Konsultasi Selat HormuzLaporan tersebut menyebut pembahasan dilakukan setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga intervensi Amerika Serikat di kawasan berakhir.
IRGC juga menyatakan tidak ada kapal yang diizinkan melintas selama kebijakan tersebut berlaku.
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan Iran dan Oman sepakat melanjutkan konsultasi mengenai situasi di Selat Hormuz setelah kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi ke Muscat pada 11 Juli.
Menurut Baghaei, tata kelola Selat Hormuz pada masa mendatang harus ditentukan melalui konsultasi antara Iran dan Oman dengan mempertimbangkan perkembangan beberapa bulan terakhir serta tindakan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Ketegangan Iran dan AS Masih BerlanjutTeheran dan Washington sebelumnya menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni untuk menghentikan konflik yang dimulai pada 28 Februari.
Sejak 8 Juli, militer Amerika Serikat disebut telah melancarkan sejumlah serangan terhadap Iran sebagai respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Militer Iran kemudian membalas dengan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah dan menuduh Washington melanggar perjanjian gencatan senjata.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump selanjutnya menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut tidak lagi berlaku.




