MenPANRB Beri Sinyal Pendaftaran CPNS 2026 Bakal Dibuka, Kapan?

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: KemenPANRB

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini buka suara soal kemungkinan pembukaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Dia mengatakan tengah membicarakan hal tersebut, termasuk soal jumlah formasi dan jadwal pembukaan

Kini, pemerintah masih melakukan pemetaan kebutuhan di tiap instansi. Selain itu kebutuhan yang sesuai dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.


"Kita sedang membicarakan, karena pertama yang harus jadi fokus, kan kita sudah bersurat waktu itu untuk pemetaan kompetensi jabatan, kompetensi-kompetensi apa saja yang dibutuhkan. Instansi pemerintah sudah menyampaikan, dan tentunya juga saya harus memperhatikan untuk formasi, untuk program prioritasnya Bapak Presiden," jelas Rini dikutip dari Detikcom, Sabtu (25/7/2026).

Baca: 9 Sekolah Kedinasan Bakal Buka Pendaftaran, Lulus Langsung Jadi CPNS?

Rini mengatakan pemerintah belum bisa memastikan kapas waktu pelaksanaannya, sebab masih menunggu hasil pembahasan dengan Kementerian Keuangan untuk kemampuan anggaran negara.

"Ini masih di dalam perhitungan, dan juga kita sedang diskusi dengan Kementerian Keuangan mengenai kemampuan keuangan negara. Jadi insyaallah tentunya CPNS itu tetap menjadi program yang kita siapkan. Tapi kapannya kita belum bisa jawab, karena kita kan harus hitung, kesesuaian antara kompetensi yang memang dibutuhkan," dia menuturkan.

Saat dikonfirmasi ulang soal CPNS akan dibuka tahun ini, Rini hanya mengatakan potensinya ada. Namun kepastiannya belum ada karena masih banyak hal yang perlu dipertimbangkan.

Baca: Menteri PANRB Soal PNS Kerja Dekat Rumah: Boleh Asal...

"Mudah-mudahan ada. Kita nggak bisa di-spill dulu. Jadi gini tentunya, kapannya kita belum tahu, karena masih sedang dibahas antar kementerian. Karena kan seperti sudah saya sampaikan, bahwa kita sudah meminta kepada seluruh instansi pemerintah, jumlah kebutuhan," jelas dia.

Pemerintah juga tidak ingin terburu-buru mengumumkan formasi. Rini menjelaskan perlu menghitung kebutuhan setiap instansi.

Perhitungan kebutuhan ini bukan hanya dari jumlah pegawai. Namun terkait kompetensi yang diperlukan oleh tiap instansi.

"(Jumlah formasi) belum, itu kan harus dihitung dulu. Apakah akan diisi secara keseluruhan dari jumlah yang pensiun atau bagaimana. Kita juga sudah bersurat kepada Kementerian Keuangan mengenai perhitungan-perhitungan, kesiapan fiskal dan sebagainya," pungkasnya.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Prabowo Akui Banyak Gaji Guru Tidak Layak Lantaran Uang Negara Dicuri

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hukum, Kuntadi jadi Jampidsus hingga Febrie ditahan di rutan KPK
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Cerita Ajil Ditto Syuting Film "Istimewa" Bersama Pemain Disabilitas
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Daftar Perusahaan Terbaik untuk Bekerja di Indonesia Tahun 2026
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Here We Go! Timnas Italia Pinang Andrea Pirlo usai Ditolak Pep Guardiola
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Imigrasi Blora Deportasi Empat WNA, Kerja di Proyek Konstruksi Pakai Visa Prainvestasi
• 15 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.