tvOnenews.com – Kejutan besar mewarnai langkah Timnas Indonesia jelang mengarungi sengitnya persaingan di ajang ASEAN Championship 2026 (Piala AFF 2026).
Untuk pertama kalinya dalam panggung sejarah sepak bola tanah air, Skuad Garuda bakal diperkuat hingga 11 pemain naturalisasi dalam satu edisi turnamen.
Angka fantastis ini resmi memecahkan rekor baru bagi keikutsertaan Timnas Indonesia di ajang paling bergengsi se-Asia Tenggara tersebut.
Kehadiran amunisi keturunan ini menegaskan peran vital mereka dalam proyek jangka panjang yang kini dikomandoi pelatih top asal Inggris, John Herdman.
- Instagram-Marc Klok
Adapun 11 pilar naturalisasi yang menghiasi skuad final Indonesia meliputi Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Justin Hubner, Tim Geypens, Eliano Reijnders, Ivar Jenner, Thom Haye, Marc Klok, Ragnar Oratmangoen, hingga bomber muda Jens Raven.
Dari deretan nama mentereng tersebut, hanya Jordi Amat dan Marc Klok yang tercatat pernah merasakan atmosfer panas Piala AFF pada edisi 2022 lalu.
Sementara 9 pemain lainnya dipastikan bakal melakoni laga debut (debutan) di panggung Asia Tenggara.
Capaian 11 pemain naturalisasi ini mematahkan catatan statistik Indonesia pada edisi-edisi sebelumnya.
Mengingat Piala AFF tidak masuk dalam kalender resmi FIFA (FIFA Matchday), pemanggilan pemain dari klub luar negeri selama ini dikenal sangat rumit.
- PSSI
Sebagai perbandingan, pada Piala AFF 2024 Indonesia hanya diperkuat satu pemain naturalisasi (Rafael Struick). Pada edisi 2022 terdapat tiga pemain (Jordi Amat, Marc Klok, Ilija Spasojevic), sementara pada 2020 (digelar 2021) membawa dua nama (Ezra Walian dan Victor Igbonefo).
Lebih jauh ke belakang, edisi 2018 dihiasi Stefano Lilipaly dan Alberto "Beto" Goncalves. Edisi 2016 hanya diisi Stefano Lilipaly, sedangkan pada 2014 diperkuat empat pemain (Victor Igbonefo, Raphael Maitimo, Cristian Gonzales, dan Sergio van Dijk).
Pada edisi 2012 mengusung tiga nama (Raphael Maitimo, Tonnie Cusell, John van Beukering), dan pada edisi 2010 sosok Cristian Gonzales menjadi pemain naturalisasi tunggal.
Tak hanya mengukir sejarah internal, angka 11 pemain ini melampaui rekor yang pernah dipegang Singapura saat membawa 5 pemain naturalisasi pada edisi Piala AFF 2012 silam.
- Kita Garuda
Kendati mencatatkan komposisi termewah sepanjang sejarah, Timnas Indonesia masih dibayangi situasi abu-abu terkait izin bek benteng utama, Justin Hubner. Klub kasta tertinggi Liga Belanda (Eredivisie), Fortuna Sittard, dilaporkan enggan melepaskan sang bek karena jadwal turnamen yang tidak masuk dalam kalender FIFA.




