VIVA –Fiktor Harefa, satpam proyek MRT Jakarta yang sempat viral setelah menegur oknum anggota polisi yang melanggar lalu lintas di Bundaran HI bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam pertemuan itu, Fiktor sempat membagikan kronologi lengkap insiden tersebut.
Fiktor mengatakan, saat itu ia bersama sejumlah pejalan kaki lainnya sedang menunggu lampu lalu lintas di penyeberangan dekat Halte Bundaran HI. Namun, ketika lampu hijau untuk pejalan kaki menyala, sebuah mobil berwarna hitam justru melaju menerobos. Fiktor kemudian refleks menegur pengemudi mobil tersebut yang belakangan diketahui merupakan anggota Polda Jawa Barat.
"Kemarin saya mau patroli proyek di sisi Pullman. Tiba-tiba kami nunggu lampu merah, sebenarnya lewat itu pejalan kaki. Tiba-tiba ada satu kendaraan yang menerobos lampu merah. Terus pada saat itu saya liat banyak wanita di depan menyebrang pada takut. Saya lewat pas di depan saya juga tepuk mobilnya 'woi lampu merah'," kata dia dikutip dari tayangan YouTube Dedi Mulyadi, Minggu 25 Juli 2026.
Pria berusia 27 tahun itu menjelaskan, dirinya mengetuk mobil tersebut karena khawatir pengemudinya sedang mengantuk atau bermain ponsel saat berkendara.
"Saya lakukan itu saya takut orangnya lagi ngantuk atau main hp," kata dia.
Mobil Alphard tersebut langsung memperlambat lajunya. Fiktor yang melihat mobil tersebut kemudian berinisiatif menghampiri dan menegur pengendara mobil tersebut.
"Saya bilang woy lampu merah saya cuma mau menyelamatkan nyawa orang lain di sini'," kata dia.
Namun saat itu, sang pengemudi dan penumpang yang ada di dalam mobil tersebut tidak membuka kacanya. Fiktor kemudian sempat mencoba untuk membuka pintu mobil tersebut. Di saat yang bersamaan, kata Fiktor dua orang keluar dari sisi mobil tersebut dan langsung menghampiri satpam tersebut.
"Di posisi sebelah kiri itu keluar dua orang dorong-dorong saya, 'jangan kayak preman, kamu nggak boleh ngetuk-ngetuk kaca mobil orang'," kata dia.
Insiden tersebut kata Fiktor sempat memicu kemacetan di sekitar lokasi. Melihat situasi itu, satpam itu berinisiatif membawa pengemudi beserta penumpang mobil tersebut ke Pos Polisi Bundaran HI untuk menyelesaikan persoalan.





