HARIAN.FAJAR.CO.ID, PALANGKARAYA – Adyaksa FC resmi berganti nama menjadi Isen Mulang FC. Ini sebagai identitas baru dalam menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027. Markasnya pun pindah ke Kalimantan Tengah.
Nama Isen Mulang bermakna “pantang mundur” dalam bahasa daerah Kalimantan Tengah. Dipilih untuk menggambarkan semangat juang dan memperkuat ikatan dengan masyarakat Bumi Tambun Bungai.
Presiden klub, Eko Setyawan, menjelaskan bahwa perubahan nama ini telah diajukan kepada PSSI dan tinggal menunggu pengesahan pada Kongres PSSI yang akan digelar pada Agustus mendatang.
“Nama Isen Mulang FC sangat tepat untuk membangun identitas sepak bola Kalimantan Tengah. Isen Mulang memiliki arti pantang mundur. Nama ini sudah kami ajukan ke PSSI untuk disahkan pada Kongres PSSI bulan Agustus,” katanya Sabtu (25/7/2026).
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, memberikan dukungan penuh atas keputusan ini. Ia menegaskan bahwa penggunaan nama yang berakar dari budaya lokal akan memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap klub yang bermarkas di Kota Palangka Raya tersebut.
“Ini nama yang bagus karena berasal dari bahasa lokal yang berarti pantang menyerah. Kita berharap tim ini menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah sekaligus mampu membangkitkan semangat para pesepak bola lokal untuk berprestasi,” jelasnya.
Persiapan Matang Jelang Super LeagueSementara itu, Isen Mulang FC terus mematangkan persiapan jelang Super League yang dijadwalkan bergulir pada 4 September 2026. Saat ini skuad menjalani pemusatan latihan di kawasan Ancol, Jakarta Utara, dengan memanfaatkan fasilitas di Lapangan Latihan Jakarta International Stadium (JIS) dan Lapangan Pasir Ancol.
Selain latihan intensif, tim juga telah menyiapkan sejumlah laga uji coba melawan sesama kontestan Super League. Beberapa lawan yang dijadwalkan akan dihadapi pada awal Agustus antara lain Persita Tangerang, Garudayaksa, dan Dewa United.
Dengan identitas baru yang mengusung filosofi “pantang mundur”, Isen Mulang FC diharapkan tidak hanya mampu bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan sepak bola Kalimantan Tengah di tingkat nasional. (*)





